Sebagian Besar Wilayah di Jakbar Belum Miliki Septic Tank, Baru 13 Kelurahan Dinyatakan ODF

Sebagian besar warga di Jakarta Barat (Jakbar) belum memiliki septic tank.

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman
Rabu, 25 Januari 2023 | 14:54 WIB
Sebagian Besar Wilayah di Jakbar Belum Miliki Septic Tank, Baru 13 Kelurahan Dinyatakan ODF
Ilustrasi septic tank. [Shutterstock]

SuaraJakarta.id - Sebagian besar warga di Jakarta Barat (Jakbar) ternyata belum memiliki septic tank.

Tercatat, dari 56 kelurahan yang ada di wilayah Jakarta Barat baru 13 kelurahan yang Open Defecation Free (ODF) atau memiliki septic tank sehingga tidak membuang kotoran sembarangan.

"Jadi masih ada PR (pekerjaan rumah) 43 kelurahan. Masih cukup banyak," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kesehatan Jakbar Erizon Safari di wilayah Kembangan Jakarta Barat, Rabu (25/1/2023).

Erizon mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan warga yang belum memiliki septic tank, baik nama maupun alamat yang tersebar di 43 kelurahan.

Baca Juga:Ungkap Masih Banyak Warga Jakarta BAB Sembarangan, Gerindra DKI Minta Pemprov Perbanyak Septic Tank Komunal

"Sebanyak 95 persen kita sudah verifikasi. Artinya kita data, baik nama maupun alamat setiap warga yang belum mempunyai fasilitas jamban keluarga," ungkapnya.

Erizon menargetkan, pada tahun 2023 ini, 2 sampai 3 kelurahan sudah memiliki septick tank atau menjadi wilayah ODF.

Guna menyiasati keterbatasan lahan rumah warga yang terbatas, Erizon mengatakan, pihaknya memiliki solusi membuat septic tank komunal atau bersama.

Nantinya, dari tiap rumah warga bakal dipasangkan pipa untuk menyalurkan feses ke septic tank komunal.

"Di wilayah itu tidak semua mempunyai lahan dalam rumah yang cukup untuk membuat septic tank atau pembuangan yang layak, tapi bisa disiasati dengan septic tank komunal," tutupnya.

Baca Juga:Kejinya Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Lampung: Gegara Berebut Warisan, Korban Dikubur Dicor di Septic Tank

News

Terkini

Pemprov DKI Jakarta bakal meresmikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) alias Skywalk Kebayoran Lama, Jaksel.

News | 20:13 WIB

Mantan Anggota TGUPP Tatak Ujiyati ikut pasang badan terkait pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut proyek sedotan Kali Ciliwung mangkrak enam tahun.

News | 18:47 WIB

Unit Reskrim Polsek Tambora meringkus dua pelaku pencurian dan seorang penadah hasil curian kendaraan bermotor. Pada Minggu (22/1/2023) kemarin.

News | 18:18 WIB

Pemprov DKI Jakarta anggarkan dana Rp4,7 miliar untuk pengadaan lift baru dan pemeliharaan lift lama di Gedung DPRD DKI Jakarta.

News | 18:00 WIB

Event ini diramaikan oleh 16 travel agent.

Lifestyle | 17:57 WIB

Seleksi Setda DKI Jakarta pengganti Marullah Matali menyisakan enam calon.

News | 17:00 WIB

Tak lagi melebarkan jalan untuk atasi macet, Pemprov DKI pilih buat jalan tembus pada ruas jalan yang belum terhubung.

News | 12:51 WIB

Penerapan jalan berbayar juga belum tentu dapat mengurai kemacetan.

News | 22:01 WIB

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy Idrus menambahkan permohonan penangguhan merupakan hak tersangka.

News | 21:32 WIB

Satu gudang yang berisi satu unit konveksi bordir serta tiga kendaraan hangus terbakar di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (25/1/2023).

News | 19:45 WIB

Rapat kerja rencana jalan berbayar atau ERP antara Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov Jakarta kembali gagal.

News | 19:02 WIB

Perwakilan DPRD DKI Jakarta akhirnya menemui massa aksi ojol yang menolak rencana pemberlakuan ERP.

News | 15:50 WIB

Hingga kini belum diketahui cairan apa yang disiramkan kepada salah satu pelajar tersebut.

News | 14:16 WIB

"Sebelum ada ETLE mereka beli setahun, dua tahun tidak membayar pajak, ya biasa saja karena di dalam STNK tertulis 5 tahun. Ini yang sering lolos," ujar Syafrin.

News | 05:30 WIB

"FN alias DT (17) berperan sebagai pelaku yang melempar bangku yang ada di Gold Chick. Sedangkan MRM alias Badut (17) berperan yang menendang korban, kata Yonky.

News | 03:35 WIB
Tampilkan lebih banyak