Haul Bung Karno, Mas Dhito: Momentum Jaga Persatuan, Saling Merangkul Membangun Bangsa

Menurut Mas Dhito, Bung Karno meninggalkan pesan yang harus dipahami bersama mengenai ancaman yang akan dihadapi bangsa Indonesia pasca kemerdekaan.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Senin, 30 Juni 2025 | 17:02 WIB
Haul Bung Karno, Mas Dhito: Momentum Jaga Persatuan, Saling Merangkul Membangun Bangsa
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat menghadiri ziarah kebangsaan dalam rangka Haul ke-55 Bung Karno di kompleks makam Sang Proklamator, Kota Blitar, Sabtu (21/6/2025). (Dok: Pemkab Kediri)

SuaraJakarta.id - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyebut Haul Ke-55 Bung Karno menjadi momen silaturahmi bagi seluruh elemen anak bangsa untuk tetap menjaga semangat persatuan. Hal itu disampaikan bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito tersebut saat menghadiri ziarah kebangsaan dalam rangka Haul ke-55 Bung Karno di kompleks makam Sang Proklamator, Kota Blitar, Sabtu (21/6/2025).

Menurut Mas Dhito, Bung Karno meninggalkan pesan yang harus dipahami bersama mengenai ancaman yang akan dihadapi bangsa Indonesia pasca kemerdekaan.

Pesan yang dimaksud yakni ucapan Bung Karno berbunyi 'Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.'

"Maka dalam momen ini kita kumpul lintas partai, lintas elemen, supaya di Indonesia ini kita tidak perlu bermusuh-musuhan dengan siapapun. Waktunya kita (saling) merangkul membangun bangsa," katanya.

Baca Juga:Ikuti Halal Bihalal Lingkungan, Mas Dhito Dikenal Sosok yang Ramah dan Penghobi Vespa

Mas Dhito berharap pesan penting Bung Karno itu bisa dirasakan dan tetap dijaga oleh seluruh elemen yang hadir dan seluruh masyarakat Indonesia. Melalui semangat untuk menjaga persatuan, diharapkan dapat mencegah friksi antar satu dengan yang lain.

Dalam acara ziarah kebangsaan itu, dari berbagai elemen masyarakat yang ada termasuk dari partai politik, hadir pula Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk memberikan tausiah kebangsaan.

Nasaruddin menyebut sejarah tidak bisa melupakan orang besar. Bung Karno menurutnya merupakan tokoh besar karena jasa-jasanya dalam memerdekakan bangsa Indonesia.

Untuk itu, lanjut Nasaruddin, telah menjadi kewajiban moral masyarakat Indonesia yang telah menikmati kemerdekaan untuk terus mengenang sosok Bung Karno.

"Beliau adalah pencipta sejarah besarnya Indonesia, maka itu wajar kalau kita bersama-sama mendoakan. Kita hidup merdeka seperti ini karena jerih payahnya," tuturnya. ***

Baca Juga:Kenalkan Dunia Perkuliahan, Mas Dhito Agendakan Kunjungan Universitas Bagi Siswa SMA Dharma Wanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak