- Malam 27 Rajab diyakini bertepatan dengan peristiwa Isra Mikraj, mendorong umat Islam mencari panduan amalan spiritual.
- Doa utama yang dianjurkan adalah memohon keberkahan Rajab dan Syaban agar sampai pada bulan Ramadan.
- Tata cara mengamalkan meliputi wudu, salat sunnah, shalawat, serta memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur'an.
SuaraJakarta.id - Malam 27 Rajab menjadi salah satu waktu yang dinanti umat Islam. Malam ini diyakini bertepatan dengan peristiwa agung Isra Mikraj, momen spiritual yang sarat makna tentang keimanan, doa, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Tak heran jika banyak muslim mencari doa malam 27 Rajab lengkap dengan teks Arab, Latin, arti, serta tata cara mengamalkannya.
Berikut panduan lengkap yang bisa menjadi pegangan bagi umat Islam untuk menghidupkan malam 27 Rajab dengan amalan yang menenangkan hati.
Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram (mulia) dalam Islam. Malam ke-27 Rajab kerap diisi dengan ibadah sunnah, doa, dan zikir sebagai bentuk ikhtiar spiritual, memohon ampunan, serta berharap keberkahan hidup.
Banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa pada malam ini sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT, meski tetap menekankan bahwa ibadah dapat dilakukan tanpa meyakini kewajiban khusus.
Baca Juga:Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?
Waktu Membaca Doa Malam 27 Rajab
Doa malam 27 Rajab dapat dibaca:
- Setelah Maghrib pada malam 27 Rajab
- Lebih utama lagi jika dilakukan pada sepertiga malam terakhir
- Bisa dibaca setelah salat sunnah atau salat Isya
Tidak ada batasan waktu yang kaku. Selama masih berada di malam 27 Rajab, doa dapat diamalkan sesuai kemampuan masing-masing.
Doa Malam 27 Rajab (Arab, Latin, dan Artinya)
Arab:
Baca Juga:Cek Fakta: Benarkah Menkeu Purbaya Ancam Luhut & Sri Mulyani Soal Pengembalian Uang Negara
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Latin:
Allahumma baarik lanaa fii Rajaba wa Sya‘baana wa ballighnaa Ramadhaan.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadan.”
Doa ini sering dibaca sebagai harapan agar umur, iman, dan amal seseorang diberi keberkahan hingga bertemu Ramadan.