- Sebuah klaim viral menyebut Megawati dan Puan mengancam Menteri Keuangan Purbaya Sadewa jika tidak sejalan dengan DPR.
- Hasil cek fakta menyatakan tidak ditemukan pernyataan resmi Megawati atau Puan yang mendukung narasi peringatan keras tersebut.
- Klaim tersebut dikategorikan sebagai hoaks atau konten menyesatkan karena bersumber dari akun tidak terverifikasi.
SuaraJakarta.id - Di tengah perbincangan soal dinamika politik dan hubungan legislatif-eksekutif, sebuah video dan unggahan yang viral di media sosial menyebut bahwa Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan peringatan keras kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: jika Purbaya tidak sejalan dengan DPR, mereka akan “menggoyang” atau bahkan melengserkannya.
Pada Sabtu (25/10/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di Facebook oleh akun “Heru Arsenio” (facebook.com/profile.php?id=61557086828640) dengan narasi:

“Megawati dan Puan beri peringatan keras ke Purbaya "Jangankan sekelas Menteri, sekelas Presiden pun bisa kami lengserkan bila tak sejalan dengan DPR
#reelsfbpro
#reelsviral
#reelsfyp
#updatenews
#beritaterkini”
di unggahannya dan
“MEGA & PUAN BERI PERINGATAN
KERAS!!! PURBAYA TAK GENTAR!!!!
Megawati dan Puan beri peringatan
keras ke Purbaya “Jangankan
sekelas Menteri, sekelas Presiden
pun bisa kami lengserkan bila tak
sejalan dengan DPR
Jawaban cerdas Purbaya “Saya lebih
dari sejalan bahkan Saya langsung
dengan Rakyat bukan dengan Wakil
Rakyat”
Baca Juga:Waspada Tanah Longsor Januari 2026, Ini Daftar Kecamatan Rawan di DKI Jakarta
di dalam videonya.
Narasi ini menyebar luas di platform seperti Facebook, TikTok, dan X, dan langsung memicu reaksi netizen dari berbagai kalangan. Tetapi sebelum Anda ikut percaya atau menyimpulkan sesuatu, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya, karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan!
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo dan cek fakta media lain menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar pada fakta yang dapat diverifikasi, sebagai berikut:
1. Tidak ada pernyataan resmi atau pidato Megawati Soekarnoputri yang menyatakan ancaman atau peringatan keras kepada Purbaya Yudhi Sadewa terkait hubungan dengan DPR.
2. Tidak ada kutipan langsung, rilis pers, konferensi pers, atau sumber kredibel yang mendukung narasi soal “menggoyang” atau “melengserkan” siapa pun jika tidak sejalan.
3. Video yang beredar dan narasi yang ditempelkan kebanyakan berasal dari sumber anonim atau akun tidak terverifikasi, tanpa tautan ke pernyataan resmi.
4. Cek fakta independen juga menilai konten tersebut sebagai misleading content (konten menyesatkan) karena mengambil potongan gambar/video tanpa konteks yang jelas.
Dengan demikian, klaim itu tidak dapat dibuktikan dan termasuk hoaks.
Baca Juga:Banjir Jakarta Hari Ini: Genangan Masih Terjadi di 12 Titik, Ini Update Terbaru
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa Megawati dan Puan memberi peringatan keras kepada Purbaya Yudhi Sadewa jika tidak sejalan dengan DPR adalah SALAH dan menyesatkan.
Unggahan yang beredar tidak mencerminkan pernyataan resmi dari tokoh terkait dan tidak pernah dilaporkan oleh media besar yang kredibel.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Informasi seperti ini:
1. Menghubungkan figur negara dengan narasi konflik tanpa dasar fakta;
2. Memicu spekulasi politik yang tidak perlu di ruang publik;
3. Menimbulkan kesalahpahaman soal hubungan antar lembaga negara.
4. Isu hubungan antara eksekutif dan legislatif seringkali kompleks, tetapi tidak pernah disimpulkan hanya dari unggahan tanpa sumber resmi.
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Sebelum menyebarkan klaim yang sensasional:
1. Periksa apakah ada pernyataan resmi dari pihak terkait melalui kanal resmi (website atau akun media sosial terverifikasi).
2. Cari konfirmasi dari media besar dan kredibel yang telah mengulas isu tersebut.
3. Hindari menyimpulkan dari unggahan tanpa tautan atau bukti sumber yang jelas.
4. Langkah-langkah sederhana ini membantu Anda menjadi pengguna media sosial yang lebih bijak dan bertanggung jawab.