SuaraJakarta.id - Polisi masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan pembunuhan seorang janda muda bernama Hayati di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Salah satu saksi yang dibawa polisi dan diperiksa adalah Sigit, rekan dari terduga pelaku MN.
Hal itu dibenarkan Kasatreskrim Polres Kota Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono.
"Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," katanya dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (26/8/2020).
Hal senada diungkapkan Kapolsek Pondok Aren AKP Riza Sativa.
Menurutnya, saat ini Sigit masih di Polsek Pondok Aren untuk dimintai keterangan.
"Masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan terhadap yang bersangkutan," ujarnya.
Riza menegaskan, saat ini status Sigit masih sebagai saksi dan tidak ditahan.
"Kan ada prosesnya. Masih kita periksa, nanti kalau memang yang bersangkutan naik status menjadi tersangka nanti akan kita infokan bersama-sama dengan yang sedang kita cari (MN-red)," tegasnya.
Baca Juga: Janda Hayati Tewas Telanjang, Membusuk di Kost Penuh Tenggorak Bajak Laut
Sementara soal hubungan MN dengan Sigit, Riza enggan memaparkannya.
Pihaknya baru mau mengungkapkan setelah berhasil menangkap MN, terduga pelaku pembunuhan terhadap janda Hayati.
"Nanti saya jelasin ya. (Sigit) belum dinyatakan sebagai tersangka. Kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan," pungkasnya.
Numpang Tidur
Terpisah, Imey (37) tetangga terduga pelaku MN mengatakan, sebelum penemuan mayat Hayati, ada salah seorang rekan MN yang datang ke kontrakan tersebut.
"Sebelumnya memang ada rekan MN yang datang, namanya Sigit. Kira-kira Senin pagi datang ke kontrakan. Karena memang dia menumpang tidur di kontrakan tersebut," kata Imey.
Berita Terkait
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi