SuaraJakarta.id - Cinta telah membuat Yendi alias Hendi gelap mata. Ia nekat menghabisi nyawa 'teman dekat' istri sirinya, Hadi Kirana Saputra.
Peristiwa penganiayaan berujung pembunuhan ini terjadi pada Juni 2020 lalu di Taman Prambangan, Gresik, Jawa Timur.
Kasus pembunuhan bermotif cemburu dan cinta segitiga ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Gresik.
Awalnya, sekitar pukul 10.30 WIB, Hendi pergi ke rumah istri siri, Rini, di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas.
Namun, Rini tidak ada di rumah. Kondisi rumah dalam keadaan tertutup.
Hendi mencoba mencari istri siri di warung dekat Rusunawa Gulamantung. Hasilnya tetap nihil.
Pelaku pembunuhan tersebut akhirnya mendapat informasi bahwa Rini pergi ke pasar membeli seragam sekolah anaknya.
Ajakan Rujuk
Lama menunggu dan tak kunjung bertemu, Hendi memutuskan balik ke rumahnya di wilayah GKB untuk mengambil sertifikat tanah.
Baca Juga: Mahfud Alasan ke Pengajian Sama Anak, Padahal Mau Tembak Mati Bos Pelayaran
Kemudian ia pergi ke Surabaya untuk melakukan jual beli tanah. Namun proses tersebut tak menghasilkan kesepakatan.
Hendi pun kembali ke Gresik. Ia sempat menghubungi Rini untuk mengajak rujuk kembali.
Ajakan rujuk ditolak. Rini mengaku sudah memiliki cinta terhadap lelaki lain.
Sekira pukul 17.30 WIB, Hendi kembali ke warung di dekat Rusunawa Gulamantung.
Akhirnya Hendi bertemu Rini yang telah menolak ajakan rujuk. Di sana terdakwa menanyakan kabar anaknya.
Pura-Pura Korban Begal
Singkat cerita, Hendi mengambil ponsel Rini dan mengecek pesan percakapan di HP tersebut.
Dia menemukan percakapan antara Rini dengan korban pembunuhan, Hadi Kirana Saputra.
Saat itulah Hendi menghubungi korban dengan menggunakan HP Rini dan mengajak bertemu.
Pelaku berpura-pura sebagai Rini dan menyatakan jadi korban begal.
"Terdakwa mengaku sebagai Rini dibegal di Jembatan Prambangan," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siluh Candrawati.
"Korban akhirnya datang hendak menolong dan bertemu di Taman Prambangan," sambungnya dikutip dari Suara Indonesia—jaringan Suara.com—Kamis (27/8/2020).
Setelah bertemu, terdakwa langsung mendekati korban dan menanyakan perihal hubungan dengan istri sirinya.
Korban mengaku tidak memiliki hubungan apa pun dengan Rini.
"Saat itulah terjadi penganiayaan. Korban dipukul dan ditendang hingga kepalanya membentur aspal berakibat pingsan," imbuh Siluh.
Tidak cuma sampai disitu, Hendi juga mengambil HP Hadi sebagai bukti ada percakapan antara korban dengan Rini.
Tak Membantah
Atas kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut, Yendi didakwa melanggar Pasal 340, Pasal 338 dan Pasal 351 ayat (3) KUHP.
Dalam persidangan Selasa lalu, terdakwa Hendi tidak membantah sedikitpun dakwaan tersebut.
Majelis hakim yang diketuai I Putu Gde Hariadi menunda sidang terdakwa Hendi pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Pendemo di Medan Disebut Dianiaya Aparat Hingga Pendarahan dan Kejang
-
Dari Rumah Sultan Hingga Jeritan Istri: 6 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Kacab Bank
-
'Suami Saya Orang Baik' Jeritan Pilu Istri Kacab BRI di Tengah Kemewahan Rumah Kosong Sang Pembunuh
-
Rumah Mewah Digerebek, Otak Penculikan Kepala Bank BUMN Kepergok Pakai Wig! Ini Pengakuannya...
-
Otak Penculikan Pegawai Bank Terdaftar Mahasiswa UGM, Kini Resmi Dinonaktifkan
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Aksi Demonstrasi di Depan DPR RI Mereda Pasca Hujan Deras, Ketegangan Sempat Meningkat
-
Di Tengah Badai Kontroversi, Ahmad Sahroni Digeser dari Komisi III DPR
-
Uang Gratis di Akhir Pekan, Begini Cara Mendapatkan DANA Kaget Langsung
-
Pengendara Asyik Nonton Bentrokan Pejompongan!
-
Galon Guna Ulang Aman? Dokter dan Ilmuwan Angkat Bicara soal Isu BPA yang Meresahkan