SuaraJakarta.id - Sejumlah fakta baru terungkap dari pembunuhan Hayati, janda muda yang tewas mengenaskan di sebuah kontrakan pacarnya di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Fakta-fakta tersebut diketahui dari keluarga dekatnya.
Janda Hayati ini diduga dibunuh pacarnya sendiri, MN. Hayati dibunuh dengan mengenaskan, disabet celurit, lalu mayatnya diitekuk dimasukan ke karung dan dilakban.
Fakta lain terungkap saat Suara.com mendatangi Ruswati, tante Hayati. Dari pengakuan Ruswati, Hayati masih mempunyai suami hasil pernikahannya yang kedua.
Dengan MN, Hayati berpacaran. Namun hubungannya tidak direstui. Lantaran Hayati dan NM masing-masing telah memiliki pasangan sah.
"Sudah dinasehatin, sudah cinta tapi masih berhubungan. Dia (pelaku) kan sudah punya istri. Ponakan saya juga punya suami," ujar Ruswati.
Sebelum kejadian pembunuhan tersebut, Hayati sempat berpamitan dengan keluarga untuk pulang ke kampung halamannya di Karawang, Jawa Barat.
Setelah itu Hayati tidak berkabar.
"Katanya mau pamit pulang kampung. Dia pergi sendiri ke rumah nenek setelah itu ga ada kabar," kata Ruswati.
Ternyata kepergian Hayati ke kampung halaman hanya akal-akalannya saja. Hayati mendatangi MN ke rumah kontrakanya di Kampung Kebantenan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.
Baca Juga: Tewas Dibungkus Karung, Ternyata Janda Hayati Lagi Hamil 2 Bulan
"Jadi ada orang kontrakan sana (Kota Tangsel) datang ke sini temuni adik korban. Dia bilang yang tabah kakak kamu meninggal," jelasnya.
Sang tante juga bercerita sosok Hayati ini pendiam. Bahkan Hayati yang merupakan janda muda itu sosoknya tertutup dan jarang bercerita.
Saat dibunuh, Hayati tengah berbadan dua. Itu diketahui saat diotopsi.
"Tahunya saat dia meninggal aja ramai itu. Mungkin ibunya tahu kali," ujar Ruswati.
Sayang saat didatangi, kedua orangtua Hayati sedang tidak ada di tempat.
Keduanya telah pulang kampung halamannya di Karawang sehari sebelumnya untuk menyemayamkan Hayati.
Berita Terkait
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Tangsel?
-
Dibentak dan Diludahi: Motif Sakit Hati Ungkap Pembunuhan Mayat dalam Karung di Cikupa
-
Fakta Baru Kasus Penyekapan di Tangsel: Eks Anggota TNI AL Terlibat, Sudah Dipecat karena Disersi!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event