SuaraJakarta.id - Cara dapat kuota internet gratis pelajar Kota Bekasi. Hal ini diungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatulah.
Seluruh pelajar di Kota Bekasi bakal mendapatkan kuota internet gratis program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Rencananya, subsidi kuota internet gratis ini akan diterima masing-masing pelajar periode September hingga Desember 2020 mendatang.
Inayatulah mengatakan saat ini lembaganya telah melakukan pendataan melalui masing-masing sekolah. Namun, pihaknya hanya mengurus tingkatan TK/SD/SMP.
"Untuk tingkat SMA/sederajat itu kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat," kata Inay, Selasa (1/9/2020) kepada Suara.com saat dihubungi melalui sambungunga seluler nya.
Cara mendapatkan kuota internet gratis itu adalah dengan cara masuk dalam browser yang diberikan oleh masing-masing sekolah.
Contohnya di SD Negeri Kayuringin Jaya XII.
Pelajar atau orangtua dapat masuk dalam browser https://forms.gle/yA4YMA1uPxtTC6d77. Setelah itu, ikuti petunjuk yang ada seperti mengisi nama lengkap siswa, mengisi data diri kelas atau jurusan dan mengisi nomor telepon yang aktif untuk keperluan pengisian kuota internet gratis.
Para pelajar hanya dapat mengisi formulir tersebut satu kali. Selanjutnya, data tersebut akan masuk dalam Data pokok Pendidikan (Dapodik) pada Kemendikbud.
Baca Juga: Bekasi Tolak Jam Malam, Wali Kota: Kata Jokowi Gas Ekonominya saat COVID-19
Inay menegaskan, bantuan kuota internet gratis pada kegiatan massa belajar mengajar jarak jauh dengan sistem online ini di handle langsung oleh Kemendikbud. Disdik Kota Bekasi hanya bersifat meneruskan surat edaran dari Kemendikbud kepada masing-masing sekolah.
"Jadi nanti datanya itu langsung masuk ke Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Dan kuotanya nanti langsung dari Kemendikbud. Nah, kami (Disdik) memberikan arahan kepada masing-masing kepala sekolah, dan kepala sekolah itu nanti menugaskan operatornya," jelas Inay.
Sosialisasi ini dilakukan terhitung sejak hari ini, tertanggal 1 sampai dengan 11 September 2020.
Setelah seluruh pelajar terinput didata Dapodik pada Kemendikbud, baru kuota tersebut disalurkan.
Inay menyampaikan kuota internet gratis untuk pelajar tingkatan TK Negeri sebanyak 6, Swasta 815 dengan total keseluruhan 820 sekolah. Sementara SD Negeri sebanyak 358 dan Swasta 301 sehingga totalnya mencapai 659. Kemudian tingkatan SMP Negeri sebanyak 49 dan Swasta 242 dengan total seluruhnya 291.
"Untuk keseluruhan jumlah pelajar saya belum tahu. Namun yang pasti seluruh pelajar yang terdaftar sekolah itu dapat menerima bantuan kuota gratis itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar