SuaraJakarta.id - Sebanyak 22 karyawan dari PT Bridgestone Tire Indonesia terpapar Covid-19. Untuk sementara waktu, kantor yang berada di Jalan Raya Pejuang, Bekasi, itu pun ditutup.
Banyaknya karyawan PT Bridgestone yang positif Corona membuat warga sekitar cemas. Sebab, pabrik tersebut letaknya berada di pemukiman warga.
Kecemasan warga disampaikan oleh Ketua RT 05/16, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Mujirianto.
"Banyak warga memang yang khawatir, mereka cemas karena permukiman kami tepat berada di belakang perusahaan itu," kata Muji saat ditemui SuaraJakarta.id, Kamis (3/9/2020).
Kecemasan warga, lanjut Muji, lantaran sedari awal PT Bridgestone tertutup akan informasi terkait penyebaran Covid-19 kepada pemerintah daerah.
Padahal kata dia, jika perusahaan terbuka sejak awal warga bisa mengambil langkah-langkah antisipasi.
"Perusahaan tidak memberikan informasi apa-apa, terkait karyawanya yang terpapar Covid-19. Kepada pemerintah pun telat, saat diumumkan sudah ada satu minggu lebih," katanya.
"Bridgestone letaknya di permukiman bukan di kawasan Industri, jadi wajar kalau kami merasa sangat cemas," tuturnya.
Ketua Ikatan Remaja Kampung Sawah, Angga meminta kepada pihak PT Bridgestone agar lebih memperhatikan dampak yang akan timbul setelah karyawanya banyak yang terpapar.
Baca Juga: Wakil Jubir Satgas COVID-19 Bekasi Irfan Maulana Positif Corona
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ia meminta ada kerja sama dengan warga di lingkungan sekitar.
"Bridgestone harus melakukan disinfeksi di wilayah RT 05 khususnya dan wilayah RW 01, memberikan alat disinfeksi dan faceshield dan masker untuk lingkungan sekitar perusahaan," pintanya.
Selain itu kata dia, perusahaan juga harus menyediakan banner tentang bahaya Covid-19 sebagai upaya sosialisasi di wilayah RT 05/01 serta asupan Vitamin C atau makanan yang bergizi.
"Mengingat wilayah kami banyak anak-anak kecil maka perusahaan harus memperhatikan hal itu, mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tandasnya.
Sementara itu, President Director PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno memastikan, perusahaannya sudah menerapkan protokol kesehatan sejak awal.
Kini, SOP (Standard Operating Procedure) kerjapun telah disesuaikan dengan kondisi terkini.
Berita Terkait
-
Sebelum Dedi Mulyadi, Kades Bekasi Pertama Buat Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp10 Juta
-
Tiga Titik Putaran Balik di Cakung-Cilincing Bakal Ditutup Setiap Sore Sampai Arus Lalin Lancar
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden