Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 04 September 2020 | 10:53 WIB
Ilustrasi kasus penipuan online. [Suara.com/Arya Manggala]

“Karena itu saya mengimbau kepada masyraakat Kota Bekasi untuk berhati-hati saat belanja dengan sistem transaksi rekening,” imbuhnya.

Salah satu korban, Nirmala Octta Putri Natasya (26). Ia mengaku uang sebesar Rp 5,5 juta miliknya raib karena ditipu oleh orang tak bertanggung jawab.

Kasus itu bermula ketika ia hendak membeli telepon pintar melalui media sosial Instagram.

Mala tertipu dengan akun fake salah satu penjual handphone terkemuka.

Baca Juga: Diduga Stres, 3 Pasien Positif Covid-19 Ini Nekat Lakukan Bunuh Diri

“Iya saya pertama pesan dan dilayani, hingga sampai chatting melalui aplikasi WhatsApp,” kata Mala.

Penipu tersebut nekat mengatasnamakan toko termuka hingga nama penjual. Saat proses, Mala diminta untuk bertransaksi melalui rekening.

Setelah Mala melakukan transfer rekening, barang yang ia beli tak kunjung diantar. Malahan, ia menunggu hingga waktu sekitar satu minggu lebih.

“Pada umumnya barang sampai itu satu hari, karena masih di wilayah Bekasi juga kan yah. Ini saya sudah tunggu satu minggu tidak datang juga. Saat saya chat nomor telpon sudah tidak bisa, akun saya di Instagram pun di blokir,” ungkap Mala.

Setalah itu, Mala coba melacak akun Instgram dan ditemukan akun resmi. Setelah ia berkomsultasi ternyata memang banyak akun yang dipalsukan oleh orang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Mahfud MD: Angka Corona DKI Melonjak Usai Ada Pelonggaran PSBB

“Barang yang saya mau beli waktu itu handphone merk/tipe Iphone 7. Nama akun toko dan logonya sama, nama penjualnya pun disamakan,,” pungkasnya.

Load More