- Brand sepatu lari lokal Indonesia kini populer karena harga terjangkau dan desain modern bagi para pelari.
- Produk lokal masih menghadapi kendala terkait ketahanan material, teknologi bantalan, konsistensi ukuran, serta rendahnya nilai jual kembali.
- Komunitas pelari Indonesia kini semakin kritis menuntut peningkatan kualitas performa agar mampu bersaing dengan merek internasional.
SuaraJakarta.id - Tren sepatu lari lokal sedang naik daun. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak brand Indonesia mulai mendapat tempat di hati para runner karena harga lebih terjangkau dan desain yang makin modern.
Namun di balik popularitas itu, ternyata masih ada sejumlah kekurangan yang diam-diam sering dibahas di komunitas lari. Mulai dari durability hingga konsistensi kualitas, beberapa hal ini membuat sebagian pelari masih ragu beralih penuh ke brand lokal.
Lalu, apa saja kekurangan yang paling sering disorot?
1. Durability Belum Konsisten
Salah satu kritik paling sering muncul adalah soal daya tahan.
Beberapa pengguna mengaku outsole atau bantalan sepatu tertentu mulai terasa menurun setelah pemakaian intensif beberapa bulan.
Brand seperti Ortuseight dan Specs memang terus berkembang, tetapi sebagian runner merasa kualitas antar seri masih belum selalu konsisten.
2. Teknologi Belum Selevel Brand Global
Meski desain makin keren, sebagian pelari menilai teknologi midsole dan cushioning brand lokal masih tertinggal dibanding merek internasional premium.
Terutama untuk race day, marathon serius dan long run intens. Beberapa runner masih memilih brand luar karena dianggap lebih stabil dan responsif.
Baca Juga: 7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
3. Sizing Kadang Membingungkan
Keluhan lain yang cukup sering muncul adalah ukuran yang kurang konsisten. Ada pengguna yang merasa ukuran terlalu sempit, toe box kurang lega dan size berbeda antar model
Hal ini membuat sebagian pembeli online harus ekstra hati-hati sebelum checkout.
4. Desain Bagus, Tapi Tidak Semua Nyaman
Tren desain estetik memang membuat sepatu lokal makin menarik secara visual. Namun beberapa runner mengaku ada model yang lebih fokus tampil keren dibanding kenyamanan jangka panjang.
Brand seperti 910 Nineten hingga Compass sering dipuji soal desain, tetapi kenyamanan tetap sangat tergantung bentuk kaki pengguna.
5. Resale Value Masih Rendah
Tag
Berita Terkait
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Deretan Elite Penegak Hukum dan Pejabat Hadir di Pelantikan PERADI Profesional
-
Anomali Pasar Properti Mewah, Vila Puluhan Miliar di BSD City Ludes Terjual
-
Bamsoet dan Erick Thohir Soroti Kepemimpinan Jerry Hermawan Lo