SuaraJakarta.id - Insiden kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk yang berlokasi di Jalan Gang Nur, dekat Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (7/9/2020) kemarin. Warga di sana mengungsi di gedung sekolah dasar.
Dalam insidem yang berlangsung pada pukul 17.37 WIB itu, sebanyak 11 rumah hangus terbakar (sebelumnya ditulis 65 rumah).
Pantauan SuaraJakarta.id di lokasi, Selasa (8/9/2020), kekinian akses menuju lokasi dipasang tali berwarna merah.
Para warga terpantau tengah membersihkan puing-puing sisa kebakaran kemarin.
Tak jauh dari lokasi, berdiri tenda pengungsian bagi para warga yang terdampak insiden tersebut.
Tenda pengungsian bertuliskan Dinas Sosial itu berada di SDN Balimester 06, Jatinegara, Jakarta Timur.
Di lokasi pengungsian, berdiri sebuah toilet darurat yang telah disediakan.
Selain itu, berbagai macam bantuan berupa pakaian dan posko kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Jatinegara tampak sudah tersedia.
Sebelumnya, Kasiop Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaiman, mengatakan penyebab kebakaran tersebut adalah korsleting listrik.
Api pertama kali muncul dari lantai dua rumah salah satu warga pada pukul 17.37 WIB.
Baca Juga: Api Berkobar Dekat Kantor Partai Demokrat di Lebak Banten
"Penyebab kebakaran adalah konsleting Listrik. Api terlihat dari lantai 2 rumah Bapak Ade," kata Gatot saat dikonfirmasi, Senin malam.
Guna memadamkan api yang berkobar, sebanyak 19 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Tak hanya itu, sebanyak 95 personel juga diterjunkan ke lokasi kejadian.
Gatot mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden kali ini. Dia merinci, total kerugian mencapai Rp 1,65 miliar.
"Kerugian akibat insiden ini adalah Rp 1.650.000.000," ungkap dia.
Berita Terkait
-
Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam
-
Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau
-
Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu
-
Prabowo Bakal Perberat Sanksi Perusahaan Penyebab Karhutla: Ini Terorisme Ekologi
-
Analis Asing: Karhutla Indonesia 34 Persen Lebih Parah dari 2019, 12 Juta Orang Terdampak
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga