SuaraJakarta.id - Bencana alam angin puting beliung terjadi di Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Akibat peristiwa itu, sebanyak enam rumah mengalami rusak berat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, Kamis (10/9/2020), yang bermula dari hujan deras disertai angin kencang.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin menuturkan, bencana angin puting beliung terjadi di Kecamatan Jayanti.
Bukan hanya enam rumah yang rusak berat, dia menyambungkan, fasilitas umum (fasum) di sekitar lingkungan juga mengalami kerusakan.
"Akibat kejadian itu ada enam rumah yang rusak, kemudian satu penerangan jalanan umum (PJU), kabel listrik terputus hingga rusaknya telephone umum," ujar Kosrudin saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (10/9/2020).
Kosrudin menuturkan, angin puting beliung tersebut terjadi karena intensitas hujan disertai angin kencang sudah terjadi sejak Kamis siang hari.
"Karena efek hujan dan angin kencang cukup lama dari siang, peristiwa itu terjadi. Angin merusak semua yang berada di situ," paparnya.
Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Namun warga setempat diminta waspada dan menjauh terhadap kabel-kabel listrik yang terkelupas.
"Masih ada bahaya yang mengancam karena kabel listrik terkelupas. Tapi saat ini pihak unsur kecamatan, desa dan seluruh elemen menangani situasi di sana," ungkapnya.
Baca Juga: TOK! Selain Tangsel, Kabupaten Tangerang Juga Tolak PSBB Total
"Yang jelas, jalan di lingkungan lokasi tersebut kurang nya penerangan karena PJU yang rusak. PJU sempat menjulur ke jalan raya tapi sudah di evakuasi oleh petugas," sebutnya. Dia menambahkan, dalam lokasi yang terdampak angin puting beliung tersebut terdapat 36 jiwa.
Kontributor : Ridsha Vimanda Nasution
Berita Terkait
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
-
Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8
-
Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
-
Inovasi Teknologi Pemurnian Air Terbaru, Solusi Praktis untuk Hidup Lebih Sehat di Rumah
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta