Dia mengatakan dalam diskusi tersebut dibahas sejumlah poin penting. Terutama terkait masalah sosial masyarakat.
"Kalau untuk industri dan bisnis itu tetap berjalan dengan protokol kesehatan ketat itu sudah berlaku," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten dan Kota Tangerang akan mengkaji upaya pembatasan jam operasional untuk 8 sektor tersebut.
"Karena ini akan menyangkut segi ekonomi. Pedagang kaki lima ini sedang kita diskusikan dengan kota Tangerang," ungkap Zaky.
Kemudian terkait transportasi dan akses menuju DKI Jakarta juga tidak akan dibatasi.
Hanya mempertegas protokol kesehatannya saja. Seperti menggunakan masker saat akan beraktivitas di luar rumah, cuci tangan dan sanitasi tangan.
"Kita tidak (PSBB) total seperti Jakarta, tapi tetap kita ingatkan harus waspada," kata Zaky.
Untuk saat ini, kata Zaky, pimpinan daerah Tangerang Raya sepakat untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan yang masif.
"Jadi demi memperkecil penyeberaan perluasan ini perlu sosialiasasi ke masyarakat agar bisa mendapatkan informasi yang tepat bahwa sedang terjadi gelombang kedua tapi kita tidak boleh panik," jelas Zaky.
Baca Juga: Peritel Tetap Ngotot Ingin Buka saat Jakarta Kembali PSBB Total
Kemudian untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemkab Tangerang juga telah menyiapkan hotel Yasmin di Binong Permai untuk merawat pasien positif Corona yang sebelumnya di Wisma Anabatic di Bonang, Kelapa Dua.
Menurut Zaky, Kapasitas Hotel Yasmin lebih besar daripada Anabatic.
"Kalau di Anabatic hanya bisa merawat 1 orang tapi kalo di Yasmin 1 kamar 2 keluarga. Ketersediaan kamar Anabatic hanya bisa 150 maksimal, di Yasmin bisa 240," paparnya.
Kewalahan Tangani Covid-19
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah mengatakan, kegiatan sosial ekonomi masyarakat akan dibatasi sementara. Namun hal tersebut akan dipilah terlebih dahulu.
"Karena sekarang ini kita harapkan masyarakat ikut ambil bagain untuk sama-sama menurunkan kasus ini. Jadi kalau kasus ini turun kan juga aktivitas akan dibuka kembali," kata Arief.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald