SuaraJakarta.id - Sebanyak tiga rumah di Kampung Kebon Manggis Munjul Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat diterjang longsor. Kejadian mengerikan itu terjadi pada, Kamis (17/9/2020) dini hari pukul 02.15 WIB.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah mengatakan tidak ada korban jiwa satu pun dalam peristiwa tersebut.
Menurutnya, longsor tebingan yang menggerus tiga rumah tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor.
"Akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di wilayah tersebut, dan diperparah oleh kondisi tanah setempat yang labil," ujar Priyatna Syamsah saat dihubungi.
Tahan longsor tebingan itu berada di pinggir Kali Cidepit dengan ukurang kurang lebih tinggi 8 meter dan lebar 20 meter.
"Tiga rumah yang rusak itu satu milik pak Gandi yang dihuni satu keluarga dengan tiga orang, ke dua runah pak Angga dihuni oleh satu keluarga empat orang, dan ke tiga pak Asep dihuni dua keluarga empat orang," jelasnya.
Pada peristiwa itu terdapat satu rumah yang rusak ringan milik warga yang diungsi oleh satu keluarga enam orang. Selain itu mengancam tiga rumah posisinya berada di depan longsoran.
"Satu rumah rusak ringan milik Ibu Mila, ada tiga rumah warga juga yang terancam longsor, satu rumah terbawa longsor dan satu kendaraan roda dua terbawa longsor," imbuhnya.
Tim dari BPBD Kota Bogor sejak dini hari tadi sudah di terjunkan untuk melakukam evakuasi.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Sebut Berkendara Mobil Sendirian Enggak Perlu Pakai Masker
"Kita sudah evakuasi dampak longsoran, kita juga pasang terpal serta kebutuhan makanan siap saji, untuk sementara kita ungsikan warga yang rumahnya rusak parah," tandasnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Mendagri Tito: 47 Kantor Pemerintahan di Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Pasca Terkubur Lumpur
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Hari Ini Selasa, 24 Februari 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
-
Rebut Tahta: OOKLA Speed Test Nobatkan XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan Tercepat di Indonesia!
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
3 Fakta Tiga Pegawai SPBU Dianiaya Oknum Aparat Karena Tolak Isi Pertalite
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya