SuaraJakarta.id - Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah atau KPU Kota Tangerang Selatan positif corona. Dia adalah Komisioner Divisi Teknis Ahmad Mujahid Zein.
Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan status positif Covid-19 itu diketahui dari hasil tes swab pada Rabu (16/9/2020) sore. Tes swab tersebut, dilakukan Mujahid sekira dua pekan lalu.
"Hasil positifnya baru diketahui kemarin, padahal swabnya udah dua minggu yang lalu. Beliau melakukan swab mandiri di Puskesmas Serpong," kata Bambang saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2020).
Saat ini Mujahid sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya hingga hasil tes swab ulang diketahui.
"Dari kemarin beliau sudah dikasih tahu dna langsung isolasi mandiri. Jadi biar nggak kemana-mana di rumah aja. Tetap menggunakan masker dan protokol kesehatan lainnya," ungkap Bambang.
Selain Mujahid, Bambang menyebut ada satu tenaga pendukung yang juga dinyatakan positif. Bambang pun sudah melakukan tes swab dan hasilnya negatif.
Sebelum melakukan tes swab Mujahid sempat menghadiri acara simulasi pemungutan suara di Indramayu sekira akhir Agustus 2020.
Selain itu, pada saat pendaftaran bakal calon Pulkada 4-6 September lalu, Mujahid pun ikut hadir mendampingi dan bertemu para bakal calon. Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Benyamin Davnie-Pilar, dan Siti Nur Azizah-Ruhamaben.
Dalam beberapa hari terakhir, Mujahid pun hadir dalam kegiatan penyerahan berkas hasil tes bakal calon pada 14 September yang juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep. Serta jadwal perbaikan berkas para bakal pasangan calon pada 14-16 September 2020.
Baca Juga: Klaim Penuhi Syarat, Muhammad-Saraswati Tunggu Keputusan KPUD Tangsel
Untuk mengetahui dan mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya bakal melakukan tes swab massal bagi seluruh anggota KPU Tangsel yang jumlahnya diperkirakan 50 orang lebih.
"Besok, Jumat (18/9/2020) semua anggota KPU beserta mahasiswa magang bakal tes swab massal di lapangan bersama Dinas Kesehatan. Tetapi sementara ini hanya dua yang diketahui positif. Semoga tidak ada lagi," paparnya.
Meski begitu, hingga saat ini Bambang menuturkan, aktivitas kantor masih dilakukan seperti biasa. Hanya sterilisasi penyemprotan disinfektan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel.
"Iya masih beraktivitas, saya juga sedang di kantor. Tapi saat ini kami masih koordinasi dengan Dinas Kesehatan harus apa dan bagaimana kami bertindak. Misalnya penutupan aktivitas kantor atau isolasi mandiri setelah tes swab besok," tutupnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan