Sementara itu, perintah kedua adalah menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman.
Amien Rais kemudian mengatakan, Partai Ummat akan bekerja dan berjuang bersama rakyat untuk melawan kezaliman serta menegakkan keadilan.
"Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal," tutup Amien Rais.
Desas-desus
Desas-desus Amien Rais berencana membentuk partai telah muncul sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu putranya yang juga politikus PAN, Mumtaz Rais, sempat memberikan komentar untuk ayahnya terkait rencana tersebut.
Kala itu Mumtaz Rais mengungkapkan bahwa rencana pendirian partai politik baru ini dipicu faktor emosional semata karena ayahnya dikompor-dikompori oleh pihak tertentu.
"Gini aja deh, kalau partai baru ini tidak terbentuk, berarti hanya emosional sesaat. Untuk membuktikannya, itu rumusnya, tapi kalau ini terbentuk berarti ini dipikir betul, betul-betul dengan nalar, logika, dan dengan strategis pembentukan. Kalau hanya koar-koar di mulut berarti cuma emosi," tegas lelaki yang sempat berencana maju Pilkada 2020 Sleman itu.
Di kesempatan sama, ia juga mengulik sejarah PAN, yang pernah terbelah dengan nama Partai Matahari Bangsa, yang akhirnya mati pada Pemilu 2014 silam.
Baca Juga: Amien Rais Deklarasi Partai Baru, Bernama Partai Ummat
"Kalau cuma akhirnya kecil, mati di tengah jalan, malu-maluin," tutur Mumtaz Rais saat dihubungi SuaraJogja.id, Selasa (31/3/2020).
Amien Rais sendiri pada Juli lalu, melalui kanal YouTube Ustaz Tengku Zulkarnain, mengaku telah dikeluarkan anak buahnya di PAN karena beda prinsip.
Berita Terkait
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Wamendagri Bima Dorong Lulusan IPDN Persiapkan Diri Menjadi Kepala Daerah Masa Depan
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
504 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi