Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:05 WIB
Kondisi terkini pos polisi di kawasan Patung Kuda yang dibakar saat demo tolak Omnibus Law, Kamis kemarin. (Suara.com/Stephanus Aranditio)
Halte Transjakarta Bundaran HI terbakar, Jakarta, Kamis (8/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Aparat keamanan diminta bertindak yang profesional dan mengindari tindakan kekerasaan yang pasti hanya akan berbuah kekerasan.

"Kematian dan luka hanya berbuah kedendaman yang mungkin tidak selesai dalam satu generasi, dan dimohon kepada para pimpinan, mohon segera bersikap, berkata dan berbuat untuk menghentikan dengan cara yang paling adil, paling bijaksana, wabah ini belum selesai kita hadapi, jangan sampai tindakan yang lambat bisa membuat bencana ini berkepanjangan," ujarnya.

Halte TransJakarta Sarinah dibakar. (Suara.com/Fakhri)

Aa Gym mengajak semua pihak menahan diri dan berbuat semampunya agar kerusuhan berhenti. Dengan demikian akan lahir keputusan yang sangat adil dan berpihak kepada masyarakat yang luas.

"Semoga Allah memberikan hidayah dan taufik kepada orang-orang yang diberi amanah agar bisa mengambil sikap yang betul-betul jadi solusi terbaik bagi bangsa, agar bangsa ini menjadi bangsa yang berkah, Aamiin Ya Allah Ya Robbal Alamin," kata Aa Gym mengakhiri pesan-pesannya.

Baca Juga: DPRD Bogor Bersurat ke DPR: Cabut UU Cipta Kerja!

Load More