SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat saat ini tengah menyiapkan satu hotel untuk dijadikan tempat khusus isolasi pasien orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, hotel yang saat ini disiapkan berkapasitas 300 kamar. Namun harus terlebih dahulu dinilai oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional.
"Kita sudah mengusulkan satu hotel ke BNPB, disitu ada 300 kamar untuk dijadikan tempat isolasi OTG," katanya, Minggu (11/10/2020).
Syarifah menjelaskan, ada beberapa yang harus diperhatikan oleh Pemkot Bogor dari pemerintah pusat mengenai hotel yang akan dijadikan tempat isolasi OTG.
"Jadi nanti satgas melakukan review dan juga membuat berita acara, kemudian disampaikan ke BNPB. Kita diminta koordinasi dengan BNPB untuk tindak lanjutnya," jelasnya.
Saat ini kata dia, jika dilihat berdasarkan data per (9/10/2020) kemarin, dari 21 Rumah sakit yang ada di Kota Bogor sudah 49% terisi.
Sementara di gedung BNN Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ada 122 kamar, dengan 39 kamar sudah terisi pasien isolasi mandiri OTG.
"Jadi kapasitas sudah mulai penuh, maka kita akan siapkan yang lainnya, seperti hotel ini, dan akan kordinasi dengan Satgas Nasional," tukasnya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay mengatakan, Kota Bogor sudah diidentifikasi oleh BNPB karena kasus positif Corona cukup tinggi.
Baca Juga: Dihantam Corona, 74 Perusahaan di Banten Tutup dan 19.000 Buruh Kena PHK
"Satu hotel yang diusulkan berjumlah 300 kamar. Jika satu kamar diisi dua orang, maka bisa diisi 600 pasien OTG," tukasnya.
Data yang diterima Suarajakarta.id, total kasus positif Corona di Kota Bogor sebanyak 1.554, rinciannya 469 masih menjalani isolasi, 1.029 dinyarakan sembuh, 56 meninggal dunia.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Dihantam Corona, 74 Perusahaan di Banten Tutup dan 19.000 Buruh Kena PHK
-
Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Pilkada, Pemprov Riau Siapkan Ini
-
Trump Nyaris Pakai Kaos Superman saat Umumkan Bebas Covid-19?
-
Tidak Ditanggapi Rumah Sakit, Pasien Covid-19 Pilih Berobat ke Kyai
-
Update Covid-19 Dunia: Tembus 7 Juta, Kasus di India Makin Dekati Amerika
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal