SuaraJakarta.id - Anak STM Bogor bawa jilat untuk Demo UU Cipta Kerja ke Jakarta, Selasa (13/10/2020). Mereka ditangkap di Stasiun Bogor.
Dari belasan pelajar itu, satu di antaranya kedapatan membawa jimat saat digeledah dalam tas serta dompet oleh petugas.
Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor, M. Iqbal mengatakan, pihaknya melakukan operasi pelajar yang hendak melakukan aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta.
Menurutnya, sebelumnya beredar seruan aksi pelajar se Jabodetabek yang akan menggelar aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Jakarta pada hari ini.
"Saat ini ada belasan yang kita amankan, sebelumnya ada seruan aksi penolakan Omnibus Law yang tersebar di media sosial khusus para pelajar," katanya ditemui di lokasi.
"Ada juga kita temukan dari belasan itu salah satunya membawa jimat saat digeledah oleh anggota," sambung M. Iqbal.]
Saat ditanya SuaraJakarta.id, pelajar yang membawa jimat berinisial FA (16) asal Desa Bitung Sari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor mengaku membawa jimat untuk hiasan saja.
"Itu cuma hiasan saja, nggak ada unsur apa-apa, silahkan saja cek. Itu pemberian dari orangtua saya," akunya.
Pria yang baru lulus SMP ini berkilah, bahwa dirinya hendak pergi ke Jakarta hanya untuk jalan-jalan saja bukan ikut demo.
Baca Juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja Berlanjut, Ratusan Buruh Serbu DPRD Kalbar
"Saya mau jalan-jalan saja kang, tiba-tiba dibawa ke sini. Saya juga nggak ikut waktu demo kemarin," ucapnya.
Pantauan di lokasi, pada pukul 10.15 WIB, belasan pelajar itupun digiring ke Mapolreata Bogor Kota oleh anggota Satgas Pelajar untuk dilakukan pendataan.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
-
Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026