Tentunya, ada kemajuan dalam penanganan penyebaran kasus Covid-19 di Depok.
"Depok zona orange. Kalau semua disiplin (kasus akan menurun). Mohon bersabar sambil menunggu vaksin," ucap Ridwan Kamil saat tinjau Situ Pladen di kawasan Kecamatan Beji, Selasa siang.
Ridwan Kamil mengatakan ada kabar baik bahwa bulan depan warga Jawa Barat akan divaksin Corona.
Namun pemberian vaksin ini tidak 100 persen dan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan lainya.
"Ada dua kelompok vaksin yang diberikan. Pertama pemerintah beli dari luar negeri dan satu vaksin buatan dalam negeri dari Bio Farma di Januari 2021," kata Ridwan Kamil.
Untuk pemberian vaksin Corona dari luar negeri itu direncanakan akan mengusulkan Kota Depok untuk diberikan vaksin pertama bulan depan.
Rencana pemberian vaksin akan diusulkan ke pemerintah pusat.
"Kota di Jawa Barat pertama yang diberikan vaksin yakni Kota Depok mendapatkan vaksin. Tapi tidak 100 persen diutamakan tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan lain lain," jelas Ridwan Kamil.
"Kalau usulan saya disetujui (Pemerintah Pusat) November 2020 warga Depok sudah ada yang divaksin," kata Ridwan Kamil.
Baca Juga: Ikuti Jakarta, Bekasi Siap-siap Buka Bioskop
Ridwan Kamil menjelaskan, Kota Depok pertama diberikan vaksin karena masuk wilayah Bodebek yang menyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Jawa Barat.
"Vaksin dibeli dari luar negeri akan diberikan. Depok masuk Bodebek ini penyumbang kasus terbanyak di Jawa Barat. Suka tidak suka, nanti pemberian vaksi di Bogor dan Bekasi," pungkasnya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura
-
Diteror Tetangga Bertahun-tahun, Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah
-
Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi