Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:13 WIB
Gerombolan bercelurit menyerbu Kampung Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (20/10/2020) dini hari.(ist)

SuaraJakarta.id - Gerombolan bercelurit menyerbu Kampung Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (20/10/2020) dini hari. Video mengerikannya viral di media sosial.

Pembawa celurit itu adalah anak muda. Video tersebut diunggah akun Instagram @bogor24update, Rabu (21/10/2020).

Aksi membawa celurit dan pedang itu terjadi di Jalan Raya Brigjen Saptadji Hadiprawira, RT 01/10, Kampung Cemplang Baru.

Warga sekitar kejadian Muhamad Khoerudin (22) mengatakan, awal mula dirinya dan lima orang temannya saat melakukan ronda dengan security.

Baca Juga: Warga Kab. Tangerang Waspada, Kawanan Begal Kembali Beraksi Malam Hari

Gerombolan bercelurit menyerbu Kampung Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Selasa (20/10/2020) dini hari.(ist)

Usai makan nasi uduk pada pukul 01.40 WIB, tiba-tiba terdengar teriakan pemuda di Jalan Raya Brigjen Saptadji Hadiprawira yang hendak masuk ke gang tempat warga ronda.

"Saat saya keluar nengok kanan, udah rame dan saya masuk lagi, soalnya nggak berani. Itu tiba-tiba aja mereka masuk dan kita langsung lari," katanya kepada SuaraJakarta.id ketika ditemui di lokasi kejadian, Rabu (21/10/2020).

"Mereka tantang kami, katanya 'ayo dong, ayo dong' teriak-teriak dan saya panik udah lihat banyak banget, mengkilap saya lihat itu pedang dan cerulit gak berani pokoknya, makanya langsung ke dalam lagi," sambungnya lagi.

Pria disapa Ucok itu menjelaskan, aksi penyerangan itu terjadi pada pukul 01.53 WIB, Selasa (20/10/2020).

"Banyak lah ada 20 lebih mah itu, mereka bawa motor, tapi yang masuk itu jaket merah, satu lagi nendang motor juga ada, itu yang saya lihat, di video banyak juga ternyata," jelasnya.

Baca Juga: 5 Fakta dan Kronologis Bikers Bercelurit Berkeliaran di Pondok Aren Tangsel

Menurutnya, peristiwa penyerangan komplotan pemuda itu sudah terjadi beberapa kali di Kampung Cemplang Baru.

Load More