SuaraJakarta.id - Bayu Bani Adal, pembunuh PSK di Kontrakan Haji Jamal Bekasi menyerahkan diri. Kepala polisi, Bayu mengaku tergiur untuk merampok Siti Soleha setelah hubungan intim.
Bayu adalah pelanggan Siti Soleha yang sudah sepakat membayar Rp 450 ribu setelah hubungan intim. Bukannya bayar, Bayu malah membunuh Siti dengan kejam.
Siti Soleha tewas dibunuh di kontrakannya di Lantai 2 Kontrakan Haji Jamal RW 01/04, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. PSK itu tewas ditusuk-tusuk.
"Sebelum berhubungan badan, korban saat membuka celana dan bajunya mengeluarkan dompet, dan pelaku melihat uang di dalam dompet sehingga ingin menguasai," kata Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chalid Thayib dalam keterangan persnya, Senin (26/10/2020).
Usai berhubungan badan, pelaku lantas mencoba membuat korban tidak sadar atau pingsan dengan menjedotkan kepala korban ke dinding dan dibekap dengan bantal.
Namun, justru korban melakukan perlawanan dengan menggigit jari pelaku.
Lalu, Siti Soleha tewas ditusuk di bagian leher dan perut.
Bayu menyerahkan diri ke Polsek Bekasi Utara yang ada di Perumahan Prima Harapan, Kota Bekasi.
"Pelaku menyerahkan diri datang ke Polsek Bekasi Utara," Chalid.
Baca Juga: Pelanggan Menyerah! Bunuh PSK Sehabis Dilayani, Bayu Datangi Kantor Polisi
Mayat Siti ditemukan warga bernama, Yuliana saat itu.
Kemudian Yuliana melaporkan kejadian itu ke Polsek Bekasi Utara.
Chalid menjelaskan jika mayat Siti ditemukan dalam keadaan terlentang.
Siti mengenakan baju dan celana pendek.
"Saat cek TKP, kondisi korban terlentang mengenakan baju tidur lengan pendek dan celana pendek," kata Chalid.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap
-
7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus