SuaraJakarta.id - Insiden penjambretan yang menyasar ibu-ibu berinsial HI (41) terjadi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Cilandak Timur, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2020) kemarin pagi. Alhasil, pelaku penjambretan bernama Setiyo (29) sudah diamankan di Mapolsek Pasar Minggu.
Seorang petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Cilandak Timur bernama Yunus (40) mengatakan, sempat terjadi kemacetan di sekitar lokasi saat Setiyo tertangkap.
Pasalnya, banyak pengendara maupun warga sekitar yang penasaran dengan insiden yang terjadi pada pukul 08.00 WIB tersebut.
"Wah sempat macet itu dari pom bensin sampai dekat kantor JNE," kata Yunus saat dijumpai di lokasi hari ini.
Yunus dan rekan-rekannya yang tengah mengeruk saluran air, tiba-tiba mendengar teriakan. Saat itu, Setiyo yang telah berhasil menggasak tas HI, kabur ke arah sisi jalan menuju Rumah Sakit Fatmawati.
"Saat itu saya sedang pengerukan sama teman-teman di sini. Si pelaku kan beraksi di JPO yang di sisi Gedung Elnusa. Kemudian dia lari ke arah Fatmawati," sambungnya.
Korban HI sempat berteriak meminta pertolongan pada orang-orang di sekitar. Sehingga, saat Setiyo lari terbirit-birit, Yunus Cs langsung menghadang.
"Nah ketika dia (pelaku) mendekat, saya langsung cegat. Kemudian, ada pengendara motor langsung minggir ke jalan dan langsung tangkap dia," jelas dia.
Seusai diringkus, Setiyo langsung digelandang ke kantor JNE yang tak jauh dari lokasi. Oleh karyawan JNE, tangan Setiyo diikat memakai lakban.
Baca Juga: Cerita Yunus Lumpuhkan Jambret yang Aniaya Emak-emak di JPO
Tak lama berselang, Yunus langsung menghubungi Lurah Cilandak Timur terkait insiden tersebut. Setelahnya, sang lurah langsung menghubungi jajaran Polsek Pasar Minggu guna proses penyelidikan lebih lanjut.
"Saya kontak Pak Lurah. Beliau kebetulan sedang tidak jauh dari lokasi. Beliau langsung lapor polisi," tambah Yunus.
Alami Luka
Tak hanya menggasak tas korban, Setiyo turut menganiaya korban. Oleh pria pengangguran itu, korban HI sempat disekap hingga dipukul pada bagian mulut sebanyak tiga kali.
"Nah lukanya itu di bibir. Saya sempat tanya tanya sama korban, 'Ibu diapain?' Nah, katanya dipukul. Itu bibirnya berdarah," ungkap Yunus.
Yunus bertutur, sempat ada perlawanan yang dilakukan korban saat insiden terjadi. Saat itu, korban mencoba mempertahankan tas miliknya.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Viral Tangis Histeris WN India Jadi Korban Jambret di Gondangdia, Polisi Buru Pelaku
-
Menteng Rawan Jambret! Pesepeda Jadi Korban di Jalan Teuku Umar
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Cerita Empat Petugas Dishub Gagalkan Jambret Bersenjata Celurit Saat CFD
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Investasi Syariah Jadi Alternatif, BRI Tekankan Pentingnya Strategi Kelola Portofolio
-
Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga