- Tautan pendaftaran insentif guru 2026 yang viral di media sosial terbukti merupakan klaim penipuan.
- Situs tautan tersebut meminta data pribadi dan tidak dikelola oleh Kemendikbudristek atau kanal resmi pemerintah.
- Modus ini berpotensi menjadi upaya *phishing* untuk mencuri informasi sensitif guru dan calon penerima.
SuaraJakarta.id - Baru-baru ini sebuah tautan yang mengaku sebagai pendaftaran bantuan insentif untuk guru 2026 viral di media sosial. Unggahan itu menampilkan menu pendaftaran dan ajakan untuk segera mengisi data agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Narasi yang menjanjikan “bantuan besar” tentu menarik perhatian banyak guru dan keluarga mereka. Tapi sebelum kamu tergiur untuk klik atau mengisi data pribadi, simak dulu hasil cek fakta di bawah ini karena klaim itu ternyata penipuan.
Akun Fecebook “BUMN” pada Kamis (22/01/2026) mengunggah informasi [arsip] dengan narasi sebagai berikut:
Pendaftaran Online
Program Bantuan Insentif Untuk Semua Guru ASN/PNS & INFO TASPEN (PENSIUNAN)
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan INSENTIF GURU ASN, PNS, senilai 21.000.000 raih peluang di tahun 2026 !
DAPATKAN SEKARANG
INFO SELENGKAPNYA BURUAN DAFTAR ONLINE
Unggahan yang tersebar di Facebook pada sekitar akhir Januari 2026 mengajak masyarakat, khususnya guru ASN/PNS, untuk mendaftar program bantuan insentif pendidikan melalui tautan yang disertakan. Pesan itu mencantumkan informasi besar tentang bantuan yang bisa diterima.
Baca Juga: WFH di Jakarta Diperpanjang, Ini 7 Tips Tetap Produktif Saat Hujan
Saat tautan itu diklik, pengguna diarahkan ke halaman formulir daring yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor kontak.
Hasil penelusuran cek fakta menunjukkan bahwa tautan yang beredar tidak berasal dari kanal resmi pemerintah maupun lembaga yang menangani program insentif guru.
Berikut fakta yang perlu kamu tahu:
1. Tautan bukan dari kanal resmi
Situs yang dibagikan dalam unggahan tidak dimiliki atau dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) atau dinas pendidikan manapun.
2. Tidak ada pendaftaran resmi seperti itu
Instansi terkait sampai sekarang belum pernah merilis tautan pendaftaran bantuan insentif guru melalui cara seperti yang diklaim dalam unggahan.
3. Berpotensi phishing
Tautan tersebut mengarah ke formulir yang meminta data pribadi — ini merupakan ciri umum dari modus penipuan phishing untuk mencuri informasi sensitif.
4. Peringatan instansi terkait
Sebelumnya, Kemendikbudristek dan Kemendikdasmen pernah mengeluarkan peringatan agar guru mewaspadai tautan palsu beredar yang mengatasnamakan bantuan insentif. Informasi resmi mengenai bantuan insentif guru dapat dilihat melalui laman resmi seperti https://info.gtk.dikdasmen.go.id/.
Klaim tentang “tautan pendaftaran bantuan insentif untuk guru 2026” adalah penipuan karena tautan tersebut tidak berasal dari situs resmi pemerintah dan justru berpotensi mengambil data pribadi pengguna.
Jangan mudah percaya pada tautan yang menjanjikan bantuan tanpa sumber yang jelas atau domain resmi pemerintah (biasanya berakhiran .go.id).
Imbauan untuk Publik:
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Wali Kota Madiun Maidi Serahkan Rp800 Juta ke Jokowi, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Presiden Prabowo Jual Laut dan Hutan Aceh-Sumatra ke Inggris?
-
Cek Fakta: Pesawat Raksasa Milik Rusia Datang ke Aceh Membawa Bantuan, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati dan Puan Beri Peringatan ke Purbaya Jika Tidak Sejalan dengan DPR?
-
Cek Fakta: Benarkah Purbaya Mau Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan