Tasmalinda
Selasa, 27 Januari 2026 | 23:25 WIB
ilsutrasi pesawat Rusia bawa bantuan ke Aceh. (ANTARA/Reuters/Regis Duvignau/am)
Baca 10 detik
  • Sebuah video viral pada 17 Januari 2026 mengklaim pesawat Rusia bawa bantuan ke Aceh, namun klaim tersebut terbukti tidak benar.
  • Penelusuran fakta menunjukkan video yang beredar berasal dari konteks berbeda dan tanpa konfirmasi resmi pemerintah.
  • Informasi hoaks ini menyesatkan karena menimbulkan harapan palsu masyarakat tanpa adanya bukti kedatangan bantuan Rusia.

SuaraJakarta.id - Sebuah video dan narasi yang viral di media sosial mengklaim bahwa sebuah pesawat raksasa milik Rusia telah tiba di Aceh membawa bantuan untuk korban bencana alam. Unggahan ini tersebar cepat dan memicu reaksi netizen dari berbagai kalangan, terutama di grup WhatsApp, Facebook, dan TikTok, dengan harapan serta kekaguman terhadap bantuan internasional.

Akun X “SecrethManZ” pada sabtu (17/1/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

ACEH KEREN. KEDATANGAN PESAWAT RAKSASA RUSIA DI ACEH MEMBAWA BANTUAN.... #DPRDewanPenindasRakyat

Per Kamis (27/1/2026) video itu sudah ditonton 34 ribu kali, disukai 2.128 kali, dibagikan 578 kali dan menuai komentar 72 kali.

Namun sebelum Anda mempercayai atau ikut menyebarkannya, simak dulu cek fakta lengkapnya — karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan!

Cek fakta pesawat Rusia beri bantuan di Aceh

Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo melakukan penelusuran terhadap klaim tersebut dan menemukan fakta-fakta penting berikut:

1. Video yang dibagikan bukanlah rekaman pesawat milik Rusia yang datang ke Aceh membawa bantuan.
2. Potongan video yang tersebar tampaknya diambil dari konteks lain — misalnya pesawat besar yang mendarat di lokasi berbeda, waktu berbeda, atau acara yang tidak terkait dengan bantuan bencana di Aceh.
3. Tidak ada rilis resmi dari pemerintah Indonesia, Kementerian Luar Negeri, BNPB, atau otoritas bandara Aceh yang mengonfirmasi kedatangan pesawat bantuan dari Rusia.
4. Media arus utama nasional seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan media besar lainnya tidak memberitakan tentang kedatangan pesawat militer Rusia di Aceh dengan misi bantuan.
5. Klaim tersebut kemungkinan besar merupakan narasi yang ditambahkan pada video generik untuk menarik perhatian publik tanpa dasar bukti yang kuat.

Dengan demikian, tidak ada bukti valid yang mendukung klaim bahwa pesawat raksasa milik Rusia datang ke Aceh untuk membawa bantuan.

Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Megawati dan Puan Beri Peringatan ke Purbaya Jika Tidak Sejalan dengan DPR?

Klaim bahwa pesawat raksasa milik Rusia datang ke Aceh membawa bantuan adalah SALAH dan menyesatkan.
Video yang beredar tidak menunjukkan peristiwa tersebut dan narasi yang menyertainya tidak mempunyai referensi resmi atau konfirmasi dari sumber kredibel.

Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Unggahan semacam ini:

  1. Membuat asumsi besar tanpa bukti tentang hubungan internasional dan bantuan luar negeri.
  2. Menimbulkan harapan palsu di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
  3. Mengaburkan fakta kejadian sesungguhnya yang bisa jadi merupakan latihan militer, pergerakan logistik lain, atau video dengan konteks sama sekali berbeda.
  4. Isu bantuan internasional biasanya dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah, seperti pernyataan BNPB, Kementerian Luar Negeri, atau rilis media besar yang kredibel — bukan melalui unggahan yang tidak terverifikasi.

Tips Cek Fakta Sebelum Share
Sebelum Anda membagikan video yang tampak dramatis atau sensasional:

1. Periksa apakah ada konfirmasi resmi dari instansi pemerintah terkait.
2. Cari pemberitaan dari media arus utama yang kredibel.
3. Hindari mengambil kesimpulan dari video tanpa konteks atau sumber yang jelas.
4. Langkah sederhana ini membantu Anda menjadi pengguna media sosial yang lebih cerdas dan bertanggung jawab.

Load More