- Sebuah klaim viral di media sosial menyebut China resmi melarang seluruh wisatawan asal Israel untuk masuk ke negaranya.
- Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut adalah salah karena tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah China.
- Pintu masuk China bagi wisatawan Israel masih tunduk pada kebijakan visa umum, bukan larangan total.
SuaraJakarta.id - Sebuah klaim yang kini ramai dibagikan di media sosial menyebut bahwa Republik Rakyat China secara resmi menutup pintu masuk negaranya bagi seluruh wisatawan asal Israel.
Banyak unggahan yang tersebar menggunakan narasi dramatis dan seolah-olah berasal dari pengumuman pemerintah China. Tapi benarkah kabar itu sah dan berdasarkan fakta?
Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “NesTV” pada Selasa (20/1/2026) berisi narasi:
“China Tolak Wisatawan Israel
China secara resmi menutup pintu masuknya bagi wisatawan Israel”.
Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut mendapat 18.300-an tanda suka dan 1000-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 400 kali.
Simak hasil cek fakta berikut ini sebelum kamu percaya atau menyebarkannya lebih luas.
Unggahan di platform seperti Instagram, Facebook, dan X/Twitter menyatakan bahwa China telah secara resmi melarang seluruh warga negara Israel untuk masuk ke wilayahnya, seolah-olah ada peraturan baru yang diumumkan oleh Beijing. Narasi ini kerap memperkuat klaimnya dengan istilah “China resmi tutup pintu bagi wisatawan Israel”.
Hasil Penelusuran Fakta
Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
Klaim tersebut adalah SALAH dan menyesatkan.
Penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah China atau Kementerian Luar Negeri China yang mengumumkan larangan masuk bagi wisatawan Israel secara umum atau permanen.
Fakta Sebenarnya
1. Tidak Ada Pernyataan Resmi Beijing
Hingga kini, pemerintah China tidak pernah mengeluarkan kebijakan formal yang melarang warga Israel masuk ke China sebagai wisatawan atau pengunjung umum. Pemerintah China belum menerbitkan pernyataan resmi yang mendukung klaim viral tersebut.
2. Informasi di Media Sosial Belum Diverifikasi
Beberapa unggahan yang beredar berasal dari akun media sosial tanpa tautan ke dokumen resmi atau pernyataan kementerian yang kredibel. Klaim seperti ini termasuk contoh konten yang menyesatkan karena memanfaatkan isu geopolitik untuk menarik perhatian.
3. Kebijakan Visa Aturan Umum
Seperti negara lain, China memang memiliki aturan visa dan persyaratan masuk yang berlaku umum untuk warga negara asing, termasuk warga Israel. Namun aturan ini tidak sama dengan larangan total terhadap wisatawan Israel. Hingga saat ini, tidak ada laporan dari media kredibel atau pernyataan otoritatif yang mendukung klaim tersebut.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?
-
Cek Fakta: Benarkah Prabowo Bakal Potong Gaji DPR untuk Bantu Korban Bencana Alam?
-
Cek Fakta: Benarkah Listrik dan ATM Bakal Mati Selama 7 Hari? Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Ancam Mundur Jika Menkeu Purbaya Turunkan Harga BBM?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden