Tasmalinda
Minggu, 25 Januari 2026 | 15:31 WIB
cek fakta Cbina. (pixabay/文 邵)
Baca 10 detik
  • Sebuah klaim viral di media sosial menyebut China resmi melarang seluruh wisatawan asal Israel untuk masuk ke negaranya.
  • Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut adalah salah karena tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah China.
  • Pintu masuk China bagi wisatawan Israel masih tunduk pada kebijakan visa umum, bukan larangan total.

SuaraJakarta.id - Sebuah klaim yang kini ramai dibagikan di media sosial menyebut bahwa Republik Rakyat China secara resmi menutup pintu masuk negaranya bagi seluruh wisatawan asal Israel.

Banyak unggahan yang tersebar menggunakan narasi dramatis dan seolah-olah berasal dari pengumuman pemerintah China. Tapi benarkah kabar itu sah dan berdasarkan fakta?

Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “NesTV” pada Selasa (20/1/2026) berisi narasi:

“China Tolak Wisatawan Israel

China secara resmi menutup pintu masuknya bagi wisatawan Israel”.

cek fakta Cina

Hingga Rabu (21/1/2026), unggahan tersebut mendapat 18.300-an tanda suka dan 1000-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 400 kali.

Simak hasil cek fakta berikut ini sebelum kamu percaya atau menyebarkannya lebih luas.

Unggahan di platform seperti Instagram, Facebook, dan X/Twitter menyatakan bahwa China telah secara resmi melarang seluruh warga negara Israel untuk masuk ke wilayahnya, seolah-olah ada peraturan baru yang diumumkan oleh Beijing. Narasi ini kerap memperkuat klaimnya dengan istilah “China resmi tutup pintu bagi wisatawan Israel”.

 Hasil Penelusuran Fakta

Baca Juga: Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya

 Klaim tersebut adalah SALAH dan menyesatkan.

Penelusuran menunjukkan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah China atau Kementerian Luar Negeri China yang mengumumkan larangan masuk bagi wisatawan Israel secara umum atau permanen.

Fakta Sebenarnya

 1. Tidak Ada Pernyataan Resmi Beijing
Hingga kini, pemerintah China tidak pernah mengeluarkan kebijakan formal yang melarang warga Israel masuk ke China sebagai wisatawan atau pengunjung umum. Pemerintah China belum menerbitkan pernyataan resmi yang mendukung klaim viral tersebut.

 2. Informasi di Media Sosial Belum Diverifikasi
Beberapa unggahan yang beredar berasal dari akun media sosial tanpa tautan ke dokumen resmi atau pernyataan kementerian yang kredibel. Klaim seperti ini termasuk contoh konten yang menyesatkan karena memanfaatkan isu geopolitik untuk menarik perhatian.

 3. Kebijakan Visa Aturan Umum
Seperti negara lain, China memang memiliki aturan visa dan persyaratan masuk yang berlaku umum untuk warga negara asing, termasuk warga Israel. Namun aturan ini tidak sama dengan larangan total terhadap wisatawan Israel. Hingga saat ini, tidak ada laporan dari media kredibel atau pernyataan otoritatif yang mendukung klaim tersebut.

Load More