- Sebuah unggahan viral di media sosial menyebut Bahlil mengancam mundur jika Menteri Keuangan menurunkan harga BBM.
- Klaim tersebut dipastikan hoaks karena tidak ada pernyataan resmi atau liputan media kredibel mengenai ancaman tersebut.
- Penentuan harga BBM merupakan kebijakan kompleks melibatkan banyak lembaga, bukan keputusan tunggal dua menteri.
SuaraJakarta.id - Sebuah informasi yang viral di media sosial menyebut bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengancam akan mundur dari jabatannya apabila Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Unggahan ini dikemas seolah berasal dari pernyataan resmi pejabat negara dan langsung menarik perhatian, bahkan menuai komentar tajam dari netizen berbagai sisi.
Akun Facebook “Amendha Yokutha” pada Minggu (18/10/2025) membagikan foto [arsip] dengan narasi:
“BAHLIL MARAH KE PAK PUR GARA2 MAU TURUNKAN HARGA BBM
BAHLILN: KALAU BEGITU SAYA MUNDUR”
Unggahan disertai takarir:
“Bahlil Ngambek Bg4imna P3ndapat Bestie”
Per Selasa (20/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 3.400-an tanda suka, menuai 7.900-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 199 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Namun sebelum Anda mempercayai atau ikut menyebarkannya, simak dulu cek fakta lengkapnya, karena klaim tersebut ternyata tidak benar dan menyesatkan!
Beberapa versi yang beredar bahkan menambahkan konteks seolah ada perseteruan antara dua menteri dalam kabinet, dan Bahlil disebut telah “mengancam” mundur secara terbuka. Narasi ini ditulis dengan gaya provokatif dan mudah memicu tanda tanya serta emosi publik.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Demo Mahasiswa Tuntut Jokowi Tunjukkan Ijazah, Ini Faktanya
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim tersebut dan menemukan:
1. Tidak ada pernyataan resmi dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyatakan akan mundur jika harga BBM diturunkan oleh Menteri Keuangan.
2. Tidak ada rilis atau wawancara media kredibel yang mengutip Bahlil mengeluarkan ancaman tersebut.
3. Perubahan harga BBM bukan wewenang langsung Menteri Keuangan saja, melainkan melalui mekanisme kebijakan energi yang melibatkan berbagai lembaga termasuk pemerintah pusat dan regulator terkait.
4. Media arus utama nasional seperti Kompas, Detik, Tempo, Antara, CNN Indonesia, dan lainnya tidak pernah memberitakan pertentangan atau ancaman mundur antara Bahlil dan Purbaya soal isu harga BBM.
5. Unggahan yang beredar tidak mencantumkan sumber resmi atau kutipan valid — melainkan merupakan klaim tanpa rujukan atau bukti nyata.
Dengan demikian, klaim tersebut tidak berdasar fakta yang dapat diverifikasi dan termasuk konten hoaks atau misinformasi.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengancam akan mundur jika Menkeu Purbaya menurunkan harga BBM adalah SALAH dan menyesatkan.
Informasi ini tidak pernah disampaikan oleh pejabat yang disebutkan, tidak dilaporkan oleh media besar atau platform resmi pemerintah, dan hanya tersebar lewat unggahan tidak terverifikasi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Demo Mahasiswa Tuntut Jokowi Tunjukkan Ijazah, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Prabowo Ingin Jadikan Purbaya sebagai Presiden Tahun Depan?
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Bilang AS Tak Butuh PBB dan Hanya Takut Tuhan?
-
Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?
-
Cek Fakta: Benarkah Menkeu Purbaya Ancam Luhut & Sri Mulyani Soal Pengembalian Uang Negara
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Demo Mahasiswa Tuntut Jokowi Tunjukkan Ijazah, Ini Faktanya
-
OTT KPK di Pati dan Madiun Terjadi Berdekatan, Pola Lama Kembali Terbuka
-
Sudewo dari Partai Apa? Ini 7 Fakta Bupati Pati yang Kena OTT KPK dan Pernah Tantang Warga
-
Dua OTT KPK dalam Sehari: 5 Fakta Penting Kasus Pati dan Madiun
-
Akselerasi Livin by Mandiri memudahkan transaksi sekaligus memperluas akses keuangan masyarakat.