- Video viral di media sosial mengklaim mahasiswa UGM demo menuntut Presiden Jokowi menunjukkan ijazah asli, diunggah akun Facebook pada Senin (12/01/2026).
- Hasil cek fakta menunjukkan bahwa video tersebut bukanlah rekaman demonstrasi mahasiswa UGM terkait ijazah Jokowi.
- Klaim tersebut dinyatakan salah dan menyesatkan karena konteks video telah dimanipulasi serta tidak ada liputan media kredibel.
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang kini viral di berbagai platform media sosial mengklaim bahwa mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar demonstrasi menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menunjukkan ijazah aslinya. Unggahan itu menyertakan potongan video yang tampak ramai massa berkumpul dan narasi sensasional, sehingga menarik perhatian netizen serta dibagikan berkali-kali.
Akun Facebook “Ade Kurniawan” pada Senin (12/01/2026) mengunggah video yang menampilkan aksi demonstrasi. Dalam unggahan tersebut diklaim bahwa demo dilakukan oleh mahasiswa UGM lintas fakultas yang menuntut mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo untuk menunjukkan ijazah aslinya dalam waktu 24 jam.
Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 1,3 juta kali, 18.464 suka, 1.943 interaksi komentar, dan 1.176 dibagikan ulang.
Namun sebelum Anda percaya atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya, karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan!
Sebagian unggahan juga menambahkan teks dan caption yang memperkuat kesan bahwa aksi tersebut terjadi baru-baru ini dan berkaitan langsung dengan polemik ijazah Jokowi.
Penelusuran fakta terhadap video dan narasi tersebut mengungkapkan bahwa:
1. Video yang beredar bukanlah rekaman demonstrasi mahasiswa yang menuntut Jokowi menunjukkan ijazahnya. Sekilas gambarnya menunjukkan orang berkumpul dan membawa spanduk, tetapi tidak ada bukti yang menghubungkan aksi itu dengan tuntutan ijazah Jokowi.
2. Penelusuran terhadap rekaman dan konteks visual menunjukkan bahwa sebagian video itu identik dengan arsip aksi massa yang pernah terjadi sebelumnya, namun tidak terkait dengan isu ijazah Presiden Jokowi atau demonstrasi mahasiswa UGM menuju Jakarta untuk tuntutan tersebut.
3. Media kredibel nasional seperti Kompas maupun sumber resmi kampus UGM tidak pernah melaporkan adanya aksi mahasiswa UGM terkait permintaan Jokowi menunjukkan ijazah — baik di kampus maupun di Jakarta.
4. Beberapa pemeriksa fakta independen juga menegaskan bahwa narasi video yang beredar telah dipelintir atau ditempel teks yang tidak sesuai isi asli video, sehingga menyesatkan penonton tanpa referensi asli.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, klaim demo mahasiswa UGM menuntut Jokowi tunjukkan ijazah tidak berdasar dan termasuk konten hoaks atau misinformasi.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Prabowo Ingin Jadikan Purbaya sebagai Presiden Tahun Depan?
Klaim bahwa mahasiswa UGM turun demo untuk meminta Jokowi menunjukan ijazahnya adalah SALAH dan menyesatkan.
Video yang diunggah tidak menunjukkan aksi seperti itu dan konteksnya telah dimanipulasi untuk mendukung narasi yang tidak benar.
Mengapa Ini Bisa Menyesatkan?
Informasi seperti ini:
- Memicu kontroversi tanpa dasar fakta, terutama terkait figur publik tingkat tinggi.
- Mengaburkan konteks demonstrasi mahasiswa yang sebenarnya, yang seringkali berkaitan dengan isu kebijakan kampus atau sosial lokal.
- Mendorong penyebaran misinformasi di akun media sosial yang tak terverifikasi.
- Penting bagi pembaca untuk selalu mengonfirmasi konteks video atau klaim sebelum menyimpulkan atau membaginya.
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Supaya tidak ikut menyebarkan hoaks:
- Periksa sumber video — pastikan berasal dari kanal resmi atau pemberitaan media kredibel.
- Cari versi lengkap atau sumber utuh video yang menyediakan konteks kejadian.
- Bandingkan narasi di unggahan dengan pemberitaan yang diverifikasi media besar.
- Dengan langkah sederhana ini, Anda dapat membantu mengurangi penyebaran hoaks di ruang publik.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Prabowo Ingin Jadikan Purbaya sebagai Presiden Tahun Depan?
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Bilang AS Tak Butuh PBB dan Hanya Takut Tuhan?
-
Pengakuan Jokowi Usai Pertemuan Tertutup dengan Tersangka Ijazah Palsu di Solo
-
Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?
-
Cek Fakta: Benarkah Menkeu Purbaya Ancam Luhut & Sri Mulyani Soal Pengembalian Uang Negara
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga
-
Raisa, Nadin Amizah hingga Sal Priadi Siap Ramaikan Sunset di Pantai 2026
-
BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro