- Sebuah video viral diklaim memperlihatkan jatuhnya pesawat ATR akibat power bank terbakar, tersebar pada Senin (19/1/2025).
- Hasil penelusuran menunjukkan video tersebut merupakan dokumentasi lama insiden baterai lithium terbakar pada penerbangan China Air tahun 2025.
- Klaim jatuhnya pesawat ATR di Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026 karena power bank terbukti hoaks dan menyesatkan.
SuaraJakarta.id - Belakangan ini beredar sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai “detik-detik pesawat ATR jatuh karena power bank terbakar di tengah penerbangan”. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran publik dan cepat dibagikan oleh banyak akun.
Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat.
Unggahan disertai narasi:
“Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan
DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”
Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.
Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.
Dengan kata lain:
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah China Resmi Tutup Pintu untuk Wisatawan Israel?
- Video itu tidak pernah menunjukkan pesawat ATR yang jatuh.
- Tidak ada bukti yang mengaitkan kebakaran power bank di video dengan kecelakaan ATR terbaru.
- Klip tersebut adalah rekaman kebakaran baterai di penerbangan yang berbeda, bukan kejadian kecelakaan fatal.
Fakta Insiden yang Sebenarnya:
Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.
Kesimpulannya Klaim video “pesawat ATR jatuh karena power bank terbakar” adalah informasi keliru / hoaks.
Video yang beredar berasal dari kejadian terbakarnya baterai lithium di penerbangan luar negeri, bukan kecelakaan ATR di Indonesia.
Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.
Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah China Resmi Tutup Pintu untuk Wisatawan Israel?
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?
-
Cek Fakta: Benarkah Prabowo Bakal Potong Gaji DPR untuk Bantu Korban Bencana Alam?
-
Cek Fakta: Benarkah Listrik dan ATM Bakal Mati Selama 7 Hari? Ini Faktanya!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Purbaya Mau Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako?
-
Cek Fakta: Detik-Detik Pesawat ATR Jatuh karena Power Bank Terbakar Viral, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah China Resmi Tutup Pintu untuk Wisatawan Israel?
-
Ultraverse Festival 2026 Satukan Musik Tanpa Jarak dengan Layanan XL Ultra 5G+
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya