Saat itu pelaku menyamar menjadi pembeli dengan mengenakan masker, kaca mata, serta jaket yang menutupi kepalanya.
"Dia menyamar menanyakan ke Indah, yang saat itu jaga sendiri. Katanya ada sosis ini nggak? Sambil menunjukan gambar di hp, korban gak kenal karena pelaku menyamar menggunakan kaca mata, jaket kupluk dan masker," katanya.
Setelah itu, pelaku mendorong karyawan yang berjaga dan menyuruh untuk jongkok serta menyerahkan uang dalam laci, sambil memegang pisau.
Saat jongkok, pelaku sempat melamun kemudian Indah mendorong sampai tangannya tersayat pisau dibagian jari kiri dan kanan, pelaku juga sempat terjatuh.
"Didorong sama Indah, saat itu Indah mendorong kena pisau yang ditodongkan pelaku, korban mengalami luka parah tangan kiri dan kananya berdarah," ucapnya.
"Indah mengalami luka sobek tangan bagian kiri sembilan jahitan dan kanan satu jahitan akibat terkena pisau yang ditodongkan. Korban saat itu langsung kabur," sambungnya.
Diamuk Warga
Saat hendak kabur pelaku diteriaki maling oleh Indah. Sontak, hal itu menjadi perhatian warga disekitaran toko tersebut.
"Pelakunya kabur dan bawa motor. Pas mau nyebrang ke arah Bojonggede ada kendaraan yang langsung nabrak pelaku. Kemudian pelaku jatuh dan langsung dibawa oleh warga, dengan digusur dan dipukuli," jelasnya.
Baca Juga: Kasus Rahmat Yasin, Camat Jasinga Bogor hingga Pihak Swasta Diperiksa KPK
Sementara itu, Kapolsek Sukaraja, Kompol Arie Trisnawati mengatakan, saat ini pelaku pencuri yang beraksi di salah satu minimarket daerah Cilebut Timur Bogor dalam penanganan Polsek Sukaraja.
"Sedang ditangani. Pelapor semalam melapor sekitar jam 22.00 WIB, dan tersangka kita amankan di polsek," singkatnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital
-
Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan
-
Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara
-
Kata-kata Bupati Bogor Begitu Tahu Ada Bobotoh Tewas Habis Nonton di Stadion Pakansari
-
BI Mau Cabut Izin PJP jika Gunakan QRIS untuk Transaksi Judol
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal