SuaraJakarta.id - Hari pertama libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, arus lalu lintas dari Jakarta menuju Puncak Bogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai padat pada, Rabu (28/10/2020).
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor pun sudah memberlakukan one way dari arah Jakarta menuju Puncak Bogor pada pukul 07.30 WIB.
KBO Lantas Polres Bogor, Iptu Ketut Laswarjana mengatakan, di hari pertama libur panjang kali ini ada kepadatan arus lalu lintas menuju Puncak Bogor kurang lebih dua kilometer.
"Tadi pagi sudah ada kepadatan arus lalu lintas menuju Puncak 2 km, makanya kita lakukan sistem one way menuju Puncak Bogor," katanya kepada wartawan di Pos Polisi Gadog Ciawi.
Menurutnya, arus lalu lintas dari keluar pintu gerbang Tol Ciawi sampai Ridu Alam pihaknya melakukan sistem one way.
"Dari pukul 08.00 WIB sampai saat ini (pukul 09.30 WIB) arus nya sudah mulai tertarik, kemudian nanti kita juga melihat situasi kendaraan kiriman dari Jakarta. Kalaupun masih rame kita pertahankan sistem one way, tapi kalau misalkan dari Jakarta sudah mulai berkurang nanti kita akan normalkan kembali arahnya," jelasnya.
Untuk mengantisipasi sore hari, Satlantas Polres Bogor akan menerapkan sistem one way dari arah Puncak menuju Jakarta.
Karena ia memprediksi banyak warga dari luar Bogor sudah menginap sejak dua hari kemarin.
"Check out itu kan pukul 13.00 WIB di hotel, kemudian pasti ada yang berwisata di sore hari, yang mau berwisata kita melihat situasi. Tapi sore nanti kita berlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta," imbuhnya.
Baca Juga: Libur Panjang Pekan Ini Wisatawan ke Puncak Dibatasi
Ia menambahkan, untuk libur panjang dimulai 28 Oktober-1 November disiagakan personel gabunan sebanyak 600 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
"600 personil ini gabungan mulai dari kepolisian, TNI, Shabara, lalu lintas, Dishub, Satpol PP kemudian dari Pramuka, BPBD. Kurang lebih 600 personel di terjunkan di long weekend dari mulia hari ini sampai hari Minggu," tukasnya.
Larangan Melintas Kendaraan Sumbu Roda Tiga
Masih banyak kendaraan sumbu roda tiga ke atas atau truk melintas di jalan tol hari libur pertama atau cuti bersama Rabu (28/10/2020).
Hal itu terlihat seperti yang saat ini terjadi di jalan tol Ciawi arah menuju Sukabumi dan Puncak Bogor, Jawa Barat.
Belasan kendaraan sumbu roda tiga ke atas atau truk diberhentikan anggota gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Intas (Satlantas) Polres Bogor.
Berita Terkait
-
Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau
-
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar