SuaraJakarta.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) liburan ke luar kota saat libur panjang 28 Oktober-1November 2020 untuk tidak ngantor dahulu.
Bima Arya mengatakan pada, Senin (2/11/2020) kemarin, ada belasan ASN yang melakukan tes swab oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor.
"Ada belasan PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Kota Bogor yang menjalani swab test. Saya meminta agar tidak masuk (ngantor) dulu sebelum hasilnya keluar," katanya kepada wartawan, Selasa (3/11/2020).
"Kita masih menunggu hasilnya, soalnya belum keluar. Intinya tidak diperbolehkan masuk kerja dulu," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya telah melaksanakan swab kepada 10 ASN yang berlibur ke luar kota.
"Kita baru lakukan swab test terhadap 10 ASN di kantor Dinkes Kota Bogor dari 20 yang ada," katanya.
Ia pun meminta, kepada ASN yang sudah dilakukan swab agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah terlebih dahulu.
Hal itu untuk meminimalisir terjadinya penularan Covid-19 di Kota Bogor.
"Karena prosedur itu sesuai arahan dari pak Wali Kota, yang berlibur kemarin agar di swab," ucapnya.
Di lain pihak, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat mengatakan, berdasarkan data yang masuk, ada sebanyak 47 pegawai di Kota Bogor ke luar kota pada libur panjang akhir Oktober lalu.
Baca Juga: Usai Libur Panjang Malah Malas Kerja? 4 Alasan Ini Bisa Jadi Penyebabnya!
"Data yang masuk itu ada 47, itu ada PNS dan non-PNS, karena ada kegiatan mendesak untuk ke luar kota," tukasnya.
Data yang dihimpun SuaraJakarta.id, total kasus positif Covid-19 di Kota Bogor saat ini ada 2.143, rinciannya 352 masih di isolasi, 1.719 selesai isolasi atau sembuh, 72 meninggal dunia.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening
-
Soal Usulan Pencairan Gaji ASN Lewat Kopdes, Suahasil: Tetap Langsung dari Rekening Bank
-
Menkop Usul Gaji PNS Dibayar lewat Kopdes, Suahasil: Idealnya Langsung ke Rekening
-
Kegaduhan Gaji ASN Lewat KDMP Bukti Bobroknya Koordinasi di Kabinet Gemuk
-
Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal