SuaraJakarta.id - Polisi menemukan pakaian Bunda Maya di dalam sumur beton rumah. Pakaian itu ada di lobang sumur tempat Bunda Maya tewas bugil.
Pakaian Bunda Maya sudah diangkat polisi dari lobang sumur beton itu. Polisi menyebut pakaian itu dipakai Bunda Maya sebelum meninggal.
"Pakaian korban ternyata ada di dalam sumur, kita angkat di dalam pagi tadi. Itu menjadi bukti kita dalam penyelidikan," kata Kapolsek Cibinong, AKP I Kadek Vemil kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).
Sebelumnya, warga Kampung Citatah Dalam di kawasan Cibinong, Bogor digegerkan dengan tewasnya seorang wanita di dalam sebuah sumur, Selasa (3/11/2020).
Wanita meninggal secara mengenaskan itu diketahui bernama Athiqotul Mahya alias Bunda Maya dan dikenal warga sekitar sebagai guru pengajian.
Saat ditemukan, mayat Bunda Maya dalam kondisi bugil di dalam sumur yang memiliki kedalaman mencapai 17 meter itu.
Ketua RT 05 Richan (50) mengungkapkan, saat pertama kali ditemukan jasad wanita dua anak itu sudah membengkak.
"Tadi sudah dievakuasi oleh tim damkar dan kepolisian, mayat dalam sumur. Itu almarhum dalam keadaan sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk serta hanya memakai pakaian dalam saja," kata saat ditemui SuaraJakarta.id di kediamannya kemarin.
Richan mengatakan, Bunda Maya sebelumnya dikabarkan hilang oleh suaminya pada Minggu (1/11/2020) pukul 22.00 WIB.
Baca Juga: Fakta Baru Mayat Bugil Bunda Maya, Ada Luka Lebam di Pelipis Mata
Suami Bunda Maya, Muhammad Kurniawan dan warga sempat melakukan pencarian. Namun, hingga Senin (2/11), mereka tak kunjung menemukan Bunda Maya.
Pada hari Senin, sang suami mengeluhkan mesin cucinya rusak. Ia juga mengeluhkan bau tak sedap dari bak penampungan air.
"Senin itu sempat bahwa mesin sumurnya rusak, dan dibenerin tapi tidak ngelihat ke dalam sumur, cuma mesinnya saja di ludikabarkanar," kata Richan.
Sebelum ditemukan tewas, warga sekitar sempat mendengar suara jeritan misterius pada Minggu malam.
Tetangga korban, Edi Mulyana mengaku mendengar jeritan suara wanita sekitar pukul 21.36 WIB. Jeritan itu berasal dari belakang rumahnya. Namun dia mengaku, suara itu terdengar sepintas saja, karena banyak teman-teman anaknya yang sedang main game di kamar.
"Pokoknya kisaran pukul 21.36 WIB saya sempat denger jeritan, kayak orang yang lagi berantem gitu," kata Mulyana.
Berita Terkait
-
Pakar Hukum Unair: Izin Geledah Kasus Febrie Berpotensi Cacat, Bisa Bikin Alat Bukti Gugur!
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
Warga Binaan Lapas Cibinong Ikuti Gerakan Membaca Alkitab untuk Pembinaan Rohani
-
6 Fakta Amuk Angin Kencang di Cibinong, Warga Histeris Lihat Atap Pakansari Berterbangan
-
Rawan Bencana Seperti Situ Gintung, Pembangunan Hotel di Dekat Situ Cibinong Diprotes Warga
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Kesehatan Hati Kerap Terabaikan, Edukasi dan Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci
-
Api Meluas di Perkebunan Makaeling, ERT Gosowong Bergerak Bantu Pemadaman
-
Tak Perlu Keluar Kota, Staycation di Kuningan Kini Bisa Dapat Pizza & Gelato
-
Kinerja BRI Tumbuh Solid di Triwulan II 2026, Laba Melesat 17,5% Ditopang Segmen UMKM
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran