SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta menurunkan alat canggih saat melakukan uji coba "Underpass Senen Extension". Uji coba itu selama dua hari, mulai Senin (11/9) ini hingga Selasa (10/11) besok.
"Uji cobanya memang dari pagi. Kalau pagi itu dari 08.00 sampai 10.00 WIB. Nanti sore dibuka lagi jam 16.00 WIB, itu situasional," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Lilik Sumardi saat dihubungi, Senin (9/11/2020).
Lilik mengatakan petugas Kepolisian ikut menjaga uji coba "underpass" (terowongan) itu dengan menugaskan 6 personel.
"Kalau dari Satlantas Jakarta Pusat ada 6 orang yang kita tugaskan untuk mengawasi, 4 orang dari Dinas Perhubungan. Penjagaan rutin saja," kata Lilik.
Uji coba itu dilakukan oleh seluruh pihak yang terkait untuk menguji ketahanan terowongan baru yang saat ini pengerjaannya rampung sebesar 95 persen.
"Teknisnya dari dinas terkait. Ada alat khusus untuk mengukur ketahanan jalan. Nanti sudah cukup datanya ya dianalisis apa yang kurang apa yang perlu diperbaiki," ujar Lilik.
Sejak Januari 2020 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun "Underpass Senen Extension" untuk memperlancar arus kendaraan dari arah Pulogadung menuju ke arah utara.
Terowongan baru itu dirancang terhubung dengan "Underpass Senen" yang sudah ada (eksisting).
Proyek yang berlangsung di dekat Simpang Lima Senen itu diperkirakan rampung pada Desember 2020 dan mulai digunakan secara normal oleh masyarakat pada 2021. (Antara)
Baca Juga: Malas Bekerja di Hari Senin, Ini Tips dari Kemnaker
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal