SuaraJakarta.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membatalkan rencana penggunaan hotel bintang tiga untuk fasilitas isolasi pasien Covid-19.
Pembatalan isolasi di hotel untuk pasien Covid-19 gejala ringan dan tanpa gejala itu dikarenakan kasus infeksi virusi Corona di wilayah Kabupaten Bekasi sudah menurun.
"Sebenarnya sejak Oktober sudah direncanakan, namun melihat penurunan kasus aktif yang terkonfirmasi maupun kontak erat akhirnya penggunaan hotel sebagai tempat isolasi tidak jadi dilakukan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Senin (9/11/2020).
Alamsyah menerangkan bahwa dua pekan terakhir angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi menurun.
Dampak positifnya, akhir pekan kemarin wilayah Kabupaten Bekasi telah keluar dari zona merah.
"Hotel tidak jadi digunakan karena memang orang yang dikarantina sudah bisa ditampung kembali di Bapelkes dan Wisma President University Jababeka, yang sempat penuh akibat ledakan kasus klaster industri bulan lalu," katanya.
Alamsyah menjelaskan bahwa rencana penyediaan 300 tempat tidur di dua hotel berbintang di wilayah Cikarang merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan alternatif fasilitas isolasi jika fasilitas karantina yang tersedia sudah penuh. Mengingat sebulan lalu kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih tergolong tinggi.
Namun rencana itu dibatalkan karena dua fasilitas karantina yang disediakan pemerintah daerah sampai saat ini masih bisa menampung tambahan pasien.
"Saat ini tingkat keterisiannya sudah berangsur-angsur berkurang dari total 105 bed (tempat tidur) yang disiapkan di dua tempat isolasi terpusat kita itu. Banyak yang sudah sembuh dan pulang dari Bapelkes dan Wisma Jababeka Cikarang Utara," papar Alamsyah.
Baca Juga: 2 Petugas Medis Meninggal, Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Capai 4.711
Alamsyah melanjutkan pihaknya terus melakukan upaya pelacakan, penelusuran, penapisan, serta penanganan guna menekan penularan virus corona penyebab Covid-19.
"Tracking (pelacakan), tracing (penelusuran), screening (penapisan), terus kita upayakan. Kemudian kuratif hingga tingkat akhir dengan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit," kata Alamsyah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Rusdi Haryadi mengingatkan pemerintah daerah untuk tetap mewaspadai potensi peningkatan penularan Covid-19.
"Angka kasus ini kan masih fluktuatif dan bersifat temporer. Sekarang landai, besok atau minggu depan belum tentu seperti ini tren kasusnya. Jadi tidak boleh kendor apalagi lengah," katanya.
"Warga juga wajib terus disiplin terapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, serta 3W yakni wajib iman, wajib aman, dan wajib imun," dia menambahkan.
Pada Senin pukul 13.00 WIB, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi tersisa 174 kasus dengan jumlah pasien yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebanyak 103 orang dan pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 71 orang.
Berita Terkait
-
KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Punya APBD Lebih dari Rp7 T, Respon Pemkab Bekasi Tangani Banjir Disorot Publik
-
Pemkab Bekasi Dukung Program Pemerintah Pusat dengan Pengadaan Mobil Listrik Sewa
-
Air Kalimalang Harus Beli, Pemkab Bekasi Bakal Manfaatan Hujan Jadi Air Baku PDAM
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up
-
Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan
-
Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU
-
BRI Hadir Meriahkan Festival Musik Pestapora 2026