SuaraJakarta.id - Rombongan penjembut Habib Habib Rizieq Shihab memborong kamar hotel dekat Bandara Soekarno-Hatta untuk menjemput Rizieq, Selasa, (10/11/2020) besok pagi. Mereka menginap di hotel bintang tiga.
Simpatisan tersebut menginap di hotel untuk menyambut kedatangan Rizieq yang akan tiba melalui Terminal 3 Bandara Soetta sekira pukul 09.00 WIB.
Seperti yang terjadi di Hotel Kyriad Jalan Marsekal Surya Darma Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Pemesanan kamar Hotel tersebut mengalami peningkatan signifikan dari hari biasanya.
Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Kyriad Hotel Airport Jakarta, Fadjri D Roesman. Namun diakuinya, hotel yang dia pimpin saat ini masih dapat melayani pelanggan. Lantaran masih ada kamar hotel yang tersedia.
"Ga sampai full booking. Khusus untuk penjemputan habib Rizieq ini memang ada peningkatan terutama untuk penjemputannya," ujarnya kepada Suara.com, Senin, (9/11/2020).
Simpatisan memesan kamar Hotel hanya sampai Selasa, (9/11/2020) saja. Untuk kemudian, meninggalkan hotel setelah dari Terminal 3 Bandara Soetta.
"Sampai besok aja. Mereka cuma dijemput di terminal 3 kemudian dia balik lagi ke Jakarta," kata Fadjri.
Dari 165 kamar yang tersedia di Hotel Kyriad, 110 di antaranya sudah terpesan. Namun tak semua kamar dipesan oleh simpatisan Habib Rizieq.
"Kalau dari grupnya Habib Rizieq itu ada 25 kamar yang diinfokan. Mereka datang dan langsung minta titip mobilnya. Tapi kita juga tidak tahu yang lainnya apa mereka simpatisan juga atau tidak," kata Fadjri.
Baca Juga: Suasana Ponpes Megamendung Bogor yang Rencananya Dikunjungi Habib Rizieq
Hal serupa juga terjadi di J Hotel. Hotel yang berlokasi di Jalan Perancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang ini bahkan hanya tinggal menyisakan kamar bertipe Exekutif saja. Sementara sisanya sudah terpesan.
"Kalau yang deluxe sudah terpesan semua. Tinggal yang executive saja," ujar resepsionis J Hotel, Jay saat dihubungi.
Namun demikian dirinya tak mengetahui pemesan kamar tersebut adalah simpatisan Habib Rizieq.
"Sampai besok saja dipesan. Cuma memang saya gak faham apa mereka kelompok Habib Rizieq atau bukan. Tapi sebagian ada yang minta dijemput di Bandara besok," ungkap Jay.
Kendati hal tersebut tak terjadi di Hotel Swiss Bel yang berlokasi di Jalan Husein Sastranegara, Benda, Kota Tangerang. Semua tipe kamar Hotel masih dapat dipesan baik hari ini ataupun lusa.
"Oh tidak mas, di sini tidak full booking. Semua tipe kamar masih bisa dipesan," ujar Resepsionis Hotel Swiss Bel.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
-
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar