SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Bogor kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) sampai 24 November 2020.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dihubungi SuaraJakarta.id, Rabu (11/11/2020).
"Kita kembali perpanjang PSBMK sampai 24 November 2020," ujarnya.
Menurut Dedie, saat ini Kota Bogor masih dalam zona oranye Covid-19 atau risiko sedang penyebaran virus Corona.
Namun, kata Dedie, untuk kebijakan pada perpanjangan PSBMK Kota Bogor kali ini masih merujuk ke peraturan sebelumnya.
Di mana live music diizinkan beroperasi di jam malam dengan catatan protokol kesehatan Covid-19.
"Untuk peraturannya masih seperti kemarin PSBMK, untuk jam beroperasi malam sampai pukul 21.00 WIB," jelasnya.
Ia menjelaskan, ada beberapa perbaikan pada kasus Covid-19 di Kota Bogor kali ini, seperti dalam tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 masih memadai.
"Untuk pola masih seperti PSBMK kemarin, penularan terbesar adalah di rumah tangga dan di perkantoran. Karena itu fokusnya adalah di situ. Kita masih melanjutkan kebijakan untuk jam operasional seperti kemarin," ucapnya.
Baca Juga: PSBMK Kota Bogor Diperpanjang, Cafe dan Restoran Boleh Live Music
Pemkot Bogor juga masih menerapkan sistem kerja 50 persen WFH (Work From Home) di semua perkantoran.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, untuk peningkatan kasus Covid-19 baru beberapa hari kebelakang memang di atas 30 terus.
"Kita sedang kaji, sedang analisis penyebarannya kenapa, intinya masih dalam kajian," singkatnya.
Data yang dihimpun SuaraJakarta.id dari Dinkes Kota Bogor, untuk penambahan kasus positif Covid-19 pada 3 November ada 33 tambahan, 4 November ada 39 penambahan, 5 November ada 20 penambahan, 6 November ada 39 penambahan, 7 November ada 42 penambahan.
Sedangkan pada 8 November ada 48 penambahan, 9 November ada 37 penambahan, 10 November ada 33 penambahan, 11 November ada 48 penambahan kasus baru.
Saat ini, total kasus positif Covid-19 di Kota Bogor sebanyak 2.482 rinciannya, 472 masih di isolasi, 1.929 selesai atau sembuh, 81 meninggal dunia.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman