Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah | Evi Ariska
Senin, 16 November 2020 | 17:46 WIB
Nikita Mirzani saat ditemui usai meyerahkan bukti tambahan kepada kepolisian terkait laporannya ke Pengacara Indra Tarigan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/10). [Suara.com/Alfian Winanto]
Kiki The Potters [Instagram]

Sebelumnya, FMPU yang merupakan pendukung Habib Rizieq Shihab membuat laporan terhadap Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Senin (16/11/2020).

Namun laporan itu ditolak karena berkasnya dinyatakan belum lengkap.

Nikita Mirzani memang terus menuai sorotan usai menyebut habib adalah panggilan untuk tukang obat.

Pernyataannya itu viral usai saat mengomentari kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia.

Baca Juga: Berani Lawan Habib Rizieq, Nikita Mirzani Cuma Takut Sama Sosok Ini

"Gara-gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan," kata Nikita Mirzani di dalam video yang sudah beredar luas di media sosial.

"Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot. Nah nanti banyak antek-anteknya nih mulai nih ya, nggak takut gue juga," sambungnya.

Benar saja, pernyataan Nikita Mirzani memantik reaksi keras, termasuk dari Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Maaher bahkan mengancam akan mengumpulkan massa untuk mengepung rumah Nikita Mirzani jika tak ada permintaan maaf.

"Tenang saja, saya enggak mengancam atau sekadar gertak. Kita buktikan saja apa yang akan terjadi," kata Maaher di Instagramnya.

Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher At-Thuwailibi. [Instagram]

"Alhamdulillah malah bertambah 400 orang yang mau ikut silaturahmi ke rumah nyai lont*," ujarnya lagi.

Baca Juga: Pelaporan Pendukung Habib Rizieq Terhadap Nikita Ditolak, Ini Penyebabnya

Ancaman Maaher tak terbukti. Belakangan ia mengaku ancaman tersebut hanya sekadar gertakan untuk menimbulkan efek jera bagi Nikita Mirzani.

Load More