SuaraJakarta.id - Warga Kreo Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang dihebohkan dengan penemuan mayat seorang kakek, Senin (16/11/2020).
Kakek berusia 70 tahun itu nekat akhiri hidup dengan gantung diri di kediamannya di Jalan Pesantren, Gang Mujeni, Kreo Selatan, Larangan, sekira pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana membenarkan peristiwa gantung diri yang dilakukan kakek tersebut.
Wisnu menuturkan jenazah kakek tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya.
"Iya benar korban gantung diri, kelahiran 1950-an. Yang pertama menemukan itu anaknya, sekitar jam 2 siang," ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (16/11).
Wisnu melanjutkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah.
Yang ada hanya ditemukan bekas ikatan di leher korban.
"Tanda-tanda kekerasan tidak ada. Adanya ikatan di leher yang karena itu kemungkinan yang bersangkutan bunuh diri," sebutnya.
Wisnu menyebut pihaknya belum bisa memastikan apa motif dari korban yang harus mengakhiri hidupnya dengan tragis.
Baca Juga: Habis Cekcok dengan Istri, Pria Kapuas Hulu Gantung Diri di Loteng
Namun, dia melanjutkan, berdasarkan hasil sementara dari keterangan anaknya, sebelum bunuh diri, korban sering mengeluhkan sakit.
"Korban sering mengeluhkan sakit kepada anaknya. Tapi belum dipastikan sakitnya, itu sakit apa. Karena anaknya mengaku, ayahnya sering ngeluh-ngeluh sakit doang," ungkapnya.
Selain menggali keterangan anaknya, Wisnu menuturkan, pihaknya juga masih menanyakan keterangan dari saksi warga setempat.
Dari keterangan saksi, kakek tersebut diduga mengakhiri hidupnya karena kesepian tinggal seorang diri di rumah.
"Karena dia kesepian atau bagaimana, makanya kami juga masih melalukan penyelidikan apa motif dari korban," imbuhnya.
"Saksi maupun anaknya, masih kita terus menggali keterangan dari mereka. Yang pasti, tidak ada tanda kekerasan di tubuh jenazah," sambungnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi