"Bahkan, kami sudah berkeliling dari arah Tanjungkait, namun hasilnya masih belum ditemukan," sambungnya.
Karena itu, Dodi menuturkan, tim pencarian sudah mulai menambah jarak radius hingga ke Pulau Rambut.
Pulau ini masuk wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
"Sejak kemarin kami sudah menyisir sampai ke Pulau Rambut. Sebenarnya itu sudah sangat jauh dari lokasi perahu korban yang terbalik, tapi kita coba saja pencarian hingga kesitu," paparnya.
Dodi menambahkan, tim pencarian masih akan terus berupaya dalam menemukan mayat Didin. Pencarian tidak akan dihentikan.
"Pencarian masih akan terus dilakukan, belum akan dihentikan. Tapi saya mengimbau agar nelayan lain agar berhati-hati dalam mencari nafkah di tengah lautan," tuturnya.
"Perhatikan cuaca dan kondisi tubuh harus sehat. Kemudian pertimbangkan arus ombak dan angin, semua itu bisa menjadi ukuran kita untuk pergi melaut," sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, tiga orang nelayan pergi melaut pada Rabu (11/11/2020), sekira pukul 20.30 WIB.
Ketiganya mencari Ikan hingga ke tengah Laut. Sesampainya di sana, salah seorang korban bernama Didin, menebar jaring.
Baca Juga: Perahu Terbalik, 2 Nelayan Tanjung Pasir Tewas 1 Hilang, Ini Data Korban
Namun jaring itu tersangkut kakinya hingga jatuh ke laut.
"Kemudian dua korban lainnya itu berusaha menolong Didin. Tapi, tiba-tiba perahu yang dinaiki hilang kendali dan terbalik," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin kepada Suara.com, Kamis (12/11/2020).
"Perahunya yang terbalik akhirnya dua orang itu ikut tenggelam juga," sambungnya.
Setelah itu, Kosrudin menuturkan, beberapa jam kemudian pada sekira jam 03.00 WIB, Kamis (12/11) dini hari, dua orang korban bernama Tarman dan Masjuk ditemukan mayatnya.
"Dua orang korban yang berusaha menolong itu ditemukan mayatnya oleh saksi ditengah laut. Sedangkan, korban satunya hingga sekarang belum ditemukan," ungkapnya.
"Jadi demikian kronologis kejadiannya. Sampai saat ini tim Basarnas dan aparat gabungan Polisi/TNI masih mencari korban yang belum ditemukan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Relawan Tzu Chi Susuri Rumah Warga Tanjung Pasir, Bagikan Kupon Beras untuk Keluarga Prasejahtera
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8
-
Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah
-
Kelas Rusak, Guru Mengundurkan Diri: Realitas Miris di SMK Al-Anshor Tangerang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar