SuaraJakarta.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi terkait cuaca Depok dan Kota Bogor pada hari ini, Kamis (19/11/2020).
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, pukul 07.00 WIB pagi menjelang siang hari, cuaca Kota Bogor cerah berawan.
Hujan ringan diprediksi mulai mengguyur Kota Bogor pada pukul 10.00 WIB.
Intensitas hujan diprakirakan BMKG akan meningkat ke level sedang pada siang hingga menjelang malam hari.
Pada pukul 19.00 WIB, Kota Bogor diramalkan bakal dilanda hujan ringan.
Cuaca berawan akan menghiasi Kota Bogor pada malam hari hingga keesokan pagi.
Untuk suhu udara di Kota Bogor hari ini antara 21 hingga 30 derajat Celcius.
Sedangkan kelembapan udara berkisar 60 sampai 95 persen.
Sementara itu, cuaca Depok diprediksi cerah berawan pada pagi hingga menjelang siang hari.
Baca Juga: Positif Covid-19, Bupati Bogor dan Putri Sulungnya Isolasi Mandiri
Pukul 13.00 WIB cuaca Depok diramalkan mulai diguyur hujan ringan. Hujan sedang baru akan melanda Depok pada sore hari.
Pada malam hingga dini hari cuaca Depok berawan.
Untuk suhu udara di Depok hari ini antara 21 hingga 32 derajat Celcius.
Sedangkan kelembapan udara berkisar 55 sampai 95 persen.
BMKG juga memberikan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Jawa Barat pada umumnya.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang atau sore hingga malam hari di wilayah Kota Depok, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Subang, Kota Cimahi, Kab. Bandung, Kab Bandung Barat, Kab. Garut, Kab. Sumedang, Kota Bandung, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kab. Purwakarta," demikian peringatan dini dari BMKG.
Berita Terkait
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit dari Wakil Ketua PN Depok
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Adopsi AI Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara, SML Luncurkan AI Entrepreneurship di BSD City
-
Mitsubishi Destinator Andalkan Kenyamanan Premium dan Performa Turbo di Kelas SUV Keluarga
-
5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Tetap Keren Dipakai Pakai Jeans, Cocok Buat Ngantor WFO
-
LRT Jakarta Diwacanakan Tembus PIK 2 dan Soetta, Solusi Ampuh Kurangi Mobil Pribadi?