SuaraJakarta.id - Lurah Petamburan, Setiyanto dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19 usai melakukan tes swab PCR di RS Polri Said Soekanto.
Setiyanto merupakan salah satu saksi yang hadir di Polda Metro Jaya pada Selasa (17/11/2020), untuk memberikan klarifikasi terkait dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan anak Habib Rizieq Shihab di Petamburan pada Sabtu (14/11) pekan lalu.
"Saat ini yang bersangkutan kami serahkan ke faskes di dekat tempat tinggalnya di Puskesmas Petamburan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan, pihaknya bakal melakukan tes corona kepada sekitar 30 orang setelah Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
Tracing penularan virus corona itu akan dilakukan pada orang yang kontak langsung dengan Setiyanto, khususnya mereka yang hadir di acara maulid dan pernikahan putri Habib Rizieq.
“Sesuai Dinkes kan 30 kontak erat yang harus diperiksa,” ujar Erizon saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).
Erizon menyatakan pemeriksaan terhadap kontak erat akan dilakukan mulai besok atau dua hari lagi. Nantinya pihaknya akan mendata terlebih dahulu siapa saja kontak erat itu.
“Mungkin untuk tracingnya kita lakukan satu dua hari ke depan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, ada 7.000 orang yang diperkirakan hadir dalam acara pernikahan dan maulid nabi di rumah Rizieq pada Sabtu (14/11/2020) lalu. Selain itu, Erizon juga menyebut tidak semua pesertanya berasal dari Jakarta.
Baca Juga: Gegara Acara Rizieq, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Ikut Dipanggil Polisi
Karena itu, pihaknya tidak melakukan testing pada seluruh tamu undangan. Sementara warga luar DKI akan diperiksa oleh pemerintah setempat.
“Kan banyak yang datang nggak cuma dari Petamburan, ada dari Cengkareng, Cilincing, Slipi itu yang bukan jakarta pusat pun ada,” pungkasnya.
Sementara Camat Tanah Abang, Yassin Passaribu, mengatakan proses pelacakan sudah mulai dilakukan. Ada beberapa orang dari staf kelurahan yang akan dites.
"Sudah ada tadi yang dilacak. Sudah ada dari staf kelurahan hari ini, itu 10-15 orang," kata Yassin.
Menurut Yassin proses pelacakan kasus Covid-19 untuk para pegawai Kelurahan Petamburan akan kembali diselenggarakan kembali pada Kamis (19/11) mengingat masih ada pegawai yang belum mengikuti tes usap pada Rabu ini.
"Besok masih ada lagi. Karena kan hari ini pun ada yang Work From Home. Lalu kan PPSU juga ada yang beda jadwal piketnya," imbuh Yassin.
Berita Terkait
-
Gegara Acara Rizieq, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Ikut Dipanggil Polisi
-
Top 5 SuaraJogja: Cerita Soal Teroris Lokal Gus Dur dan Habib Rizieq
-
Ribut dengan Rizieq, Nikita Berharap Kayak Dian Sastro: Enggak Bakal Begini
-
Berseteru dengan Rizieq, Nikita Mirzani Banjir Kiriman Karangan Bunga
-
Buntut Konflik dengan Rizieq, Nikita Mirzani Sebut-sebut Nama Dian Sastro
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok