SuaraJakarta.id - Para pembelanja yang ingin shopping kini tak perlu lagi sibuk mendorong trolley atau keranjang belanja. Demikian pula para para teknisi bengkel yang mengerjakan spare-part dan mesti membawa sederet komponen menuju tempat kerjanya. Semua cukup minta bantuan Gita, dan dia bakal mengikuti si pemberi perintah dengan patuh dan membawakan semua barang diberikan padanya.Siapakah dia? Robot Gita adalah produk perdana dari dalah sau unit Piaggio Group, yaitu Piaggio Fast Forward.
"Berkat Gita, manusia bisa berjalan lebih jauh, lebih cepat dan lebih sering, serta berbahagia melakukannya. Kami siap mencoba penggunaan Gita di lingkungan retail, perumahan dan komersial. Tujuannya menyederhanakan dan meningkatkan kinerja manusia," papar Greg Lynn, Chief Executive Officer (CEO) Piaggio Fast Forward (PFF).
Robot Gita atau biasa disebut Gita saja, adalah robot program inovatif pertama dari PFF, perusahaan robotika dan mobilitas masa depan dari Piaggio Group--terkenal dengan prodk legendaris Vespa-- yang berbasis di Charlestown, Boston, Amerika Serikat.
Berfungsi sebagai alat pengangkut bermuatan 20 kg, Gita dirancang untuk mengikuti operator, yaitu penggunanya, di dalam dan di luar ruangan, dengan kecepatan maksimal 10 km per jam, dan masa pakai baterai empat jam.
Dikutip Suara.com, jaringan SuaraJakarta.id, dari kantor berita Antara dari laman resmi PFF, Gita telah menjalani serangkaian pilot programme dan dijual langsung kepada konsumen atau business-to-consumer (B2C) di Amerika Serikat. Kini dijajaki untuk peluang baru yang mengintegrasikan robotika ke dalam sektor business-to-business (B2B).
"Hal ini sangat sesuai dengan gagasan kami di PFF, yaitu kecerdasan robotik dan manusia harus bekerja sama dan mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan guna menciptakan dunia yang lebih baik untuk masa depan," papar Michele Colaninno, Founder and Chairman PFF dalam keterangan tertulis, pada Kamis (19/11/2020).
Adapun beberapa program percontohan pertama Robot Gita yang akan diluncurkan dalam skala bisnis mencakup mitra-mitra terkait seperti:
- Bandara Internasional Cincinnati (CVG), bandara penghubung perintis di Kentucky, Amerika Serikat dengan lalu lintas 7 juta penumpang per tahun. Gita berfungsi membersihkan jalur untuk layanan tanpa kontak, digital, penyambut tamu, serta pengangkutan bagasi dan kargo.
- Delivery Co-op, perusahaan yang berfokus pada pengiriman makanan di daerah sekitarnya, berbasis di Lexington, Kentucky, Amerika Serikat. Gita akan digunakan untuk pengiriman makanan yang aman dan tanpa kontak.
- Dogan Trend Automotive, bagian dari Dogan Group, yang berbasis di Istanbul, Turki dan beroperasi di bidang energi, industri, bahan bakar, keuangan, internet & hiburan, otomotif, pariwisata dan real estate. Fungsi Gita mengantarkan barang-barang yang dibutuhkan saat wisata, seperti tas belanja.
Berita Terkait
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?