SuaraJakarta.id - Pasangan nomor urut dua Siti Nur Azizah-Ruhahamaben mengatakan, akan memberikan akses pendidikan, peluang kerja hingga kesehatan bagi para kaum disabilitas.
Hal itu akan dilakukan jika mereka terpilih menjadi wali kota dan wakil walikota Tangerang Selatan.
Menurut Siti, kaum disabilitas di Tangerang Selatan saat ini masih menjadi belum prioritas.
Hal ini kemudian yang harus didorong agar pemerataan bisa tercipta.
Pernyataan Siti tersebut disampaikan dalam acara debat kandidat Pilkada Tangsel 2020 yang disiarkan KompasTV, Minggu (22/11/2020) malam.
"Keberpihakan dari pemerintah baik regulasi maupun anggaran. Ketika amanah itu datang ke kami akan memberikan akses pendidikan, peluang kerja, kesehatan dan peluang partisipasi," ujarnya.
Sementara, wakilnya Ruhamaben menuturkan, jika amanah itu terpilih, ke depan Kota Tangerang Selatan juga harus dibangun sekolah disabilitas. Menurutnya, hal ini yang belum optimal.
"Ke depan RT RW akan terlibat dalam pembangunan. Dalam hal ini sekolah kaum disabilitas masih sangat kurang di tangsel. Maka perlu difikirkan untuk hal ini," ungkapnya.
Berbeda dengan pasangan calon nomor urut satu Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Baca Juga: Putri Wapres Bakal Revitalisasi Pendidikan Berkarakter dan Maju di Tangsel
Mereka menanggapi persoalan kaum disabilitas dengan memiliki cara berbeda.
Saraswati menuturkan pemberian akses modal kepada kaum perempuan juga harus menyentuh terhadap penyandang disabilitas.
"Sangat penting untuk kita perempuan bisa berpartisipasi, maka dala pemberian akses modal single mother. Untuk difabel Banten belum memiliki sekolah dalam kebutuhan khusus. Dan itu menjadi prioritas kami nanti," sebutnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan menggelar debat kandidat Pilkada 2020, Minggu (22/11/2020).
Tema debat pada Pilkada Tangsel ini, yakni “Mewujudkan Masyarakat Tangsel yang Sehat, Berkarakter, Maju dan Sejahtera”.
Pilkada Tangsel 2020 bakal dilaksanakan Rabu, 9 Desember mendatang. Ada tiga pasangan calon yang bertarung dalam kontestasi lima tahunan itu.
Berita Terkait
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden