- Dua kreator konten merasakan kesan positif terhadap pesisir Jakarta di Pantai Indah Kapuk dan PIK2.
- Siti Choiriyah menyatakan kawasan tersebut sangat nyaman, bersih, serta menyediakan fasilitas lengkap untuk keluarga.
- Tedy menilai panorama udara Aloha PIK2 mirip Bali dan berpotensi menjadi lokasi favorit pegiat fotografi.
SuaraJakarta.id - Dua kreator konten dengan latar belakang berbeda memiliki kesan yang sama terhadap pesisir Jakarta yakni di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan PIK2.
Jika content creator parenting Siti Choiriyah menilai kawasan ini nyaman untuk keluarga, pilot drone Tedy justru terpesona dengan panorama udara yang menurutnya menghadirkan suasana bak sedang berada di Bali.
Bagi Siti, PIK2 menawarkan kemudahan karena berbagai fasilitas berada dalam satu kawasan.
“Kalau ngajak anak dan keluarga ke PIK2 itu enak. Jalannya luas, enggak macet, banyak tempat main anak, banyak tempat makan. Jadi semuanya sudah tersedia,” ujarnya saat mengikuti Indonesia Content Creator Summit (ICCS) 2026, Minggu (26/7/2026).
Ia mengaku salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah kebersihan kawasan.
“Kalau ngajak anak bikin konten kan kita khawatir kalau tempatnya kotor. Tapi di sini jalannya bersih, taman-tamannya juga nyaman. Cocok buat jalan santai sambil bikin konten bareng anak,” katanya.
Sementara itu, Tedy mengaku baru pertama kali menerbangkan drone di kawasan Aloha PIK2. Dari udara, ia melihat lanskap yang berbeda dibandingkan kawasan lain di Jakarta.
“Vibenya berasa bukan di Jakarta. Kayak lagi di luar pulau, mirip Bali. Pasir putihnya bagus, tempatnya asri dan rapi,” ucapnya.
Menurut Tedy, kawasan seperti ini memiliki potensi besar menjadi lokasi favorit para pegiat fotografi udara. Karena itu, ia berharap komunitas drone dapat memperoleh akses perizinan yang lebih mudah sehingga semakin banyak konten kreatif yang diproduksi di kawasan tersebut.
Baca Juga: Bukan Sekadar Macet, Akar Polusi Jakarta Disebut Berasal dari Sistem Energi
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi