SuaraJakarta.id - Nama Tengku Zulkarnain sudah tidak ada lagi di dalam struktur kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia periode 2020-2025 di bawah kepemimpinan Miftachul Akhyar. Tengku sebelumnya menjabat wakil sekretaris jenderal bidang dakwah dan pengembangan masyarakat.
Suara.com sudah menghubungi nomor telepon Tengku untuk meminta tanggapannya mengenai namanya yang diberitakan tak masuk struktur lagi, tetapi belum direspons. Tengku sudah menjabat wakil sekretaris jenderal selama 10 tahun.
Kabar tersebut rupanya menarik perhatian sejumlah tokoh publik yang sering mem-bully Tengku melalui media sosial karena sejumlah sikapnya yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Pegiat media sosial Denny Siregar sepertinya amat puas dengan tidak masuknya sejumlah tokoh dalam kepengurusan MUI periode sekarang, terutama Tengku.
Dia berkata, "Nama-nama seperti Bachtiar Nasir, Yusuf Martak ampe Tengku ketendang dari MUI. Semoga kedepannya lembaga ini makin adem. Minimal gak buat komentar yang meresahkan kayak si TengZul," kata Denny Siregar.
Denny Siregar mengakhiri ucapannya dengan kalimat andalan ketika membully Tengku di media sosial, "Maen ayam aja ma organ tunggal, Zul. Rejeki elu disana.. Tarek sis, semongko."
Politikus Ferdinand Hutahaean juga sering bersilang pendapat dengan Tengku di media sosial. Dan setelah Denny Siregar membully Tengku, Ferdinand bilang, "Maen ayam wkwkwk."
Ferdinand mengucapkan selamat kepada Miftachul Akhyar.
"Saya bahagia melihat susunan pengurus MUI periode 2020-2025 ini, banyak dari unsur NU," katanya.
Baca Juga: Tengku Zulkarnain Tak Masuk dalam Jajaran Pengurus MUI Periode 2020-2025
Ferdinand mengatakan NU adalah organisasi keagamaan yg tegak berdiri membela NKRI dan Pancasila. "Semoga MUI kedepan menjadi lebih baik, merawat iman, kebangsaan dan toleransi."
Dia juga mengucapkan selamat kepada Anwar Abbas, Marsudi Syuhud, dan Basri Barmanda yang menjabat sebagai wakil ketua umum MUI.
"Semoga bapak-bapak membawa MUI menjadi mitra pemerintah untuk meluruskan yang salah."
Tim formatur Musyawarah Nasional MUI ke-10 menunjuk Miftachul Akhyar menjadi ketua umum MUI mengganti Maruf Amin.
Tim formatur Munas MUI ke-10 yang terdiri dari 17 orang menggelar pertemuan tertutup di Jakarta, hari ini, juga menunjuk sejumlah nama untuk mengisi sejumlah posisi di struktur kepengurusan.
“Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Ketua Tim Formatur Munas MUI ke-10 Maruf Amin.
Tag
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa