SuaraJakarta.id - Nikita Mirzani mau tetap polisikan Ustaz Maaher. Nikita Mirzani masih kesal dihina lonte oleh Ustaz Maaher.
Nikita Mirzani masih mencari waktu melaporkan Ustaz Maaher.
Nikita Mirzani mengklaim banyak yang mendukungnya melawan Maaher. Sebab, lelaki tersebut dirasa melakukan ujaran tak pantas sebagai seorang tokoh agama.
"Kayaknya minggu depan (bikin laporan), tunggu dulu lah dia (Maaher) kan masih pemeriksaan nggak akan pulang lagi, tunggu aja dulu," kata Nikita Mirzani saat ditemui di kediamannya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).
Bahkan Nikita Mirzani kembali menyinggung ancaman ada 1.000 orang yang akan menyerbu dia.
"Dia mencoba mengancam gue dengan bawa pasukan 800 orang plus 400 orang, dia sudah salah untuk menyerang seorang janda. Kalau berani satu satu berani datang ajah ke rumah gue gitu kan," ujar Nikita.
"Terus ngatain gue kan lantang banget, 'Nikita Mirzani lonte babi ngepet' segala macem lah," lanjutnya.
Ustaz Maaher At-Thuwailibi saat ini berstatus sebagai tersangka atas kasus SARA yang dilaporkan ke Bareskrim Polri. Dia dianggap menghina Habib Luthfi bin Yahya.
Maaher dilaporkan atas cuitan 'cantik pakai jilbab kaya kiai Banser' dengan memasang foto Habib Luthfi.
Baca Juga: Diisukan Dianiaya Nikita Mirzani Lalu Kabur ke KPAI, Loli Beberkan Faktanya
Nikita Mirzani dan Ustaz Maaher memang jadi seteru. Semua berawal ketika Niki dinilai menghina Habib Rizieq Shihab.
Maaher yang merupakan pendukung Rizieq tak terima. Selain mengancam membawa massa ke rumah Nikita, Maaher juga menyebut ibu tiga itu lonte.
Berita Terkait
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Nikita Mirzani Ngadu ke Prabowo, Singgung Hukum Buta Logika Usai Divonis 6 Tahun Penjara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi