SuaraJakarta.id - Bupati Bogor Ade Yasin batal menjalani pemeriksaan klarifikasi oleh Polda Jawa Barat terkait kerumunan acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor, hari ini Selasa (8/12/2020).
Ade Yasin mengatakan pemanggilan oleh Polda Jabar terhadap dirinya diundur jadi minggu depan.
Menurutnya, pada hari ini yang dipanggil untuk memberikan keterangan terkait kerumunan pada acara Pimpinan FPI itu di Megamendung, Jumat (13/11/2020) lalu, adalah adalah Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin.
"Yang dipanggil sekarang ternyata adalah pak Sekda, untuk saya informasinya nanti minggu depan," kata Ade Yasin kepada wartawan saat ditemui di salah satu hotel di Ciawi, Kabupaten Bogor.
Politisi PPP ini mengungkapkan dirinya sudah siap untuk pemanggilan tersebut, untuk memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara Habib Rizieq di Megamendung yang mengundang kerumunan massa.
"Saya siap dipanggil. Tapi kan sebelumnya juga saya sudah dipanggil, berhubung saya sakit (terkonfirmasi positif Covid-19) jadi tidak bisa hadir. Saya yang nanti akan datang ke sana," ungkapnya.
Ade Yasin mengaku tidak bisa berbuat apa-apa saat adanya kerumunan massa pendukung pentolan FPI tersebut.
Pihaknya juga hanya bisa bertindak untuk melakukan kondusivitas saja pada waktu itu.
"Kita hanya bertindak dalam mengamankan. Kita nggak bisa bertindak kan waktu itu, yang penting waktu itu tidak kacau saja. Tapi kita lebih pentingkan kepada kondusivitas sesuai prosedur," tukasnya.
Baca Juga: 6 Laskar FPI yang Ditembak Mati Polisi Dimakamkan di Megamendung?
Data yang dihimpun SuaraJakarta.id, ada 10 orang yang dipanggil Polda Jawa Barat untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor.
Ke-10 nama yang dipanggil polisi itu antara lain:
- Kades Sukagalih, Alwasyah Sudarman
- Ketua RW03, Agus
- Camat Megamendung, Endi Rismawan
- Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah
- Panitia FPI, Habib Muchsin Alatas
- Kepala Desa Kuta, Kusnadi
- Ketua RT01, Marno
- Babinkamtibmas Desa Kuta, Aiptu Dadang Sugiana
- Sekda Kabupaten Bogor, Burhanuddin
- Bupati Bogor Ade Yasin
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok