SuaraJakarta.id - Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DKI Jakarta menyegel 170 bangunan liar di Gang Royal, Jalan Rawa Bebek Selatan RW 013, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Penyegelan itu dilakukan karena tempat itu menjadi sarang prostitusi selama pandemi Corona.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan penertiban bangunan liar dilakukan pada Selasa (8/12/2020).
Ia menyebut berbagai bangunan semipermanen itu kerap menyediakan minuman keras dan wanita pekerja seks.
"Lebih kurang ada 170 lebih bangunan liar yang digunakan untuk kafe liar ataupun warung remang-remang. Tempat itu ada penjualan minuman keras bahkan ada mengarah kepada kegiatan prostitusi," ujar Arifin saat dihubungi Suara.com, Rabu (9/12/2020).
Arifin juga menyebut pendirian bangunan liar di kawasan dekat stasiun Kampung Bandan itu menyalahi aturan. Sebab, lahan yang dipakai merupakan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Dari PT Kereta Api akan melakukan pengembalian lahan," jelasnya.
Ia menyebut nantinya bangunan liar yang sudah didirikan itu akan segera dibongkar. Kemudian lahan akan dipakai oleh PT KAI. Namun Arifin mengaku tak tahu untuk keperluan apa PT KAI ingin menggunakan tanah itu.
"Mungkin ada beberapa bangunan-bangunan tersebut yang akan dibongkar, dikembalikan sesuai dengan fungsinya," pungkasnya.
Baca Juga: TNI Turun Tangan, Kasatpol PP ke FPI: Dari Awal Diingatkan Copot Sendiri!
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Buka Posko Terpadu di Manggarai Usai Tawuran yang Libatkan Tiga Kelompok
-
Diusut Inspektorat, Begini Nasib Kasatpol PP DKI Arifin usai Ratusan Anak Buah Kepergok Main Judi Online
-
Satpol PP DKI Klaim Pemuda Sudah Tak Lagi Tawuran Saat Bulan Ramadhan
-
Bukan hanya Tempat Maksiat Gang Royal Rata dengan Tanah, Wanita Pemilik Salon Khawatir Kiosnya Ikut Digusur
-
Akhir Cerita Prostitusi Gang Royal Penjaringan, Setelah Setengah Abad Berjaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi